Harlah Ke-100 NU: Ketua MPR, Menko Pratikno, hingga Sinta Wahid Hadir

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar acara Puncak Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 NU di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) hari ini.

Pantauan Kompas.com, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan tokoh lainnya turut hadir dalam acara tersebut.

Para tokoh tersebut duduk di kursi bagian depan dengan kompak memakai atasan putih dan celana hitam, serta peci hitam.

Baca juga: Prabowo akan Hadiri Peringatan 1 Abad NU Hari Ini

Beberapa menteri yang hadir di antaranya Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menko PMK Pratikno, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

Sejumlah tokoh turut menghadiri Harlah NU tahun ini di antaranya Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah Wahid dan anaknya, Yenny Wahid, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, serta Ketua Bawaslu Rahmat Bagja.

Di kalangan partai politik hadir pula sejumlah tokoh di antaranya Ketum PPP Mardiono, Presiden PKS Al Muzzamil Yusuf, dan Sekjen Partai Golkar Sarmuji.

Baca juga: Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump, PBNU: Keputusan Prabowo Tepat

Tema Harlah ke-100 NU

Adapun Harlah NU tahun ini mengusung tema "Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia." Tema ini sejalan dengan visi NU yang selaras dengan visi proklamasi Indonesia, yaitu memperjuangkan peradaban bagi seluruh umat manusia.

Sebagai informasi, PBNU menggelar peringatan hari lahir ke-100 untuk kali kedua.

Peringatan pertama berdasarkan tahun masehi yang dilakukan pada 8 Februari 2023 dengan mengusung tema "Mendigdayakan Nahdlatul Ulama, Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru."

Perayaan HUT Ke-100 berdasarkan kalender hijriyah ini digelar di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, dan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden saat itu, Joko Widodo dan Maruf Amin.

Sedangkan perayaan kedua berdasarkan tahun masehi yang digelar hari ini di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Gus Yahya mengatakan, tema yang dipilih kali ini "Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia." Dia bilang, tema tersebut merupakan kelanjutan dan menjadi visi besar yaitu Membangun Peradaban yang juga menjadi cita-cita berdirinya Jamiyyah NU.

Tema itu juga berkesinambungan dengan Harlah 1 Abad NU versi Hijriah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNPB dan Pemkab Bireuen Verifikasi Data 20 Ribu Lebih Korban Bencana Aceh
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Adu Gaji Abdulrahman Ghareeb di Al Nassr vs Al Hilal, Mana yang Tawarannya Lebih Tinggi?
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Akui Ressa Anak Kandung, Denada Biayai Sekolah dan Beri Kasih Sayang
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Raffi Ahmad Kunjungi Lokasi Longsor Cisarua, Bawa Pesan Khusus dari Presiden Prabowo
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Lawan Stigma "Gaptek", Literasi Digital Disulap Jadi Peluang Cuan
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.