MAKASSAR, KOMPAS.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia memerlukan partai politik yang baik.
"Inilah, inilah yang harus kita kerjakan. Negara ini perlu partai yang baik, perlu politik kebaikan, politik untuk kebaikan," ujar Jokowi di mimbar pidato Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).
Jokowi meyatakan akan habis-habisan bekerja untuk PSI, partai yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
Baca juga: Jokowi Sebut Banyak Tokoh Nasional akan Gabung PSI
Maka dari itu, Jokowi meminta PSI harus memiliki pengurus yang militan.
Dia pun menyatakan akan bekerja keras untuk PSI.
"Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI? Saya pun akan bekerja keras untuk PSI!" seru Jokowi.
Baca juga: Jokowi: Saya Masih Sanggup Datang ke Provinsi hingga Kecamatan demi PSI!
Sementara itu, Jokowi turut menyatakan akan bekerja habis-habisan demi PSI.
Dia menyebut masih sanggup turun gunung ke seluruh provinsi.
"Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI? Saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI," jelasnya.
"Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI? Saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI!" imbuh Jokowi berteriak.
Jokowi tokoh utama PSI
PSI resmi menetapkan Jokowi sebagai tokoh utama dalam setiap kampanye PSI.
"Untuk kampanye, DPP telah menetapkan Pak Jokowi sebagai tokoh utama, Pak Jokowi sebagai figur utama kita, sebagai panutan partai ini," kata Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, membacakan kesimpulan hasil Rakernas PSI di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).
Ali menjelaskan, penetapan ini dilakukan bukan semata-mata karena Jokowi pernah menjadi Presiden.
Menurutnya, PSI memilih Jokowi karena ayah Kaesang Pangarep tersebut merupakan teladan sekaligus patron politik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang