Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Nahdlatul Ulama (NU) menggelar hari lahir yang ke 100 tahun di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026 hari ini. Dimana, kegiatan tersebut diikuti olehw ribuan santri, pengurus NU, tokoh masyarakat, dan pejabat termasuk Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Muzani menegaskan bahwa NU memiliki peran penting dalam sejarah dan pembangunan bangsa.
“NU tidak hanya berperan dalam perjuangan kemerdekaan, tetapi juga menjaga persatuan dan memberikan bimbingan bagi umat. Jika NU kuat, Indonesia akan tetap kuat,” katanya.
Tak hanya itu, ia menuturkan jika NU lahir pada masa sulit, ketika masyarakat Indonesia mengalami kemiskinan dan keterbatasan pendidikan. Tetapi, kesadaran para ulama untuk membimbing umat dan memperjuangkan keadilan menjadi landasan berdirinya organisasi ini.
Sejak itu, lanjutnya NU aktif mendidik generasi muda, mendirikan pondok pesantren, dan membangun organisasi seperti Ansor dan Banser untuk memperkuat perlawanan terhadap penjajah.
“Peran NU tidak berhenti setelah Indonesia merdeka. NU terus hadir dalam berbagai tantangan bangsa, mulai dari ancaman ideologi hingga bencana alam, selalu memberikan arahan spiritual dan sosial kepada masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Redaksi TVRINews



