Bisnis.com, JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2026 di Makassar, Sabtu (31/1/2026). Dia mengatakan, PSI perlu memperkuat struktural partai hingga menjangkau RT/RW.
Mulanya, dia menyebut bahwa PSI telah menjadi partai terbuka dan semakin inklusif. Dirinya percaya bahwa akan banyak pihak yang bergabung.
"PSI sekarang ini telah menjadi Partai Super Tbk. PSI sekarang ini semakin terbuka, semakin inklusif, banyak yang bergabung dan akan banyak lagi yang akan bergabung," katanya yang disiarkan lewat akun YouTube PSI.
Kalangan yang ia maksud itu mulai dari tokoh nasional, provinsi, kabupaten, dan kota. Dia meminta PSI memperkuat jaringan partai di media sosial dan netizen. Dia menginginkan PSI menyentuh berbagai kalangan di perkotaan, desa, hingga RT/RW.
"Dan yang ini bolak-balik kami sampaikan, perkuat, bangun, struktur sampai ke kecamatan, ke desa, sampai ke RT/RW," jelasnya
Dia mengatakan, telah berdiskusi dengan ketua dewan pembina, ketua harian, dan sekjen PSI untuk merampungkan langkah tersebut pada 2026.
Baca Juga
- Jokowi Siap Turun Gunung ke Kabupaten atau Kota untuk PSI
- Kejagung Jelaskan Peluang Jokowi Diperiksa pada Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
- Ketua KPK Blak-blakan soal Peluang Periksa Jokowi di Kasus Kuota Haji
Menurutnya, partai yang besar memerlukan mesin besar sehingga dapat mencapai target sesuai keinginan.
"Targetnya tinggi jadi mesinnya harus mesin besar. Enggak bisa struktur hanya sampe DPD, enggak bisa. Sekali lagi struktur sampai desa, RT/RW," kata Jokowi.
Dia pun melayangkan pertanyaan kesanggupan ke anggota PSI. Sontak seluruh anggota menyatakan kesanggupannya.
Namun, dirinya tetap mewanti-wanti karena semakin banyak jaringan, semakin banyak perbedaan pendapat antaranggota dan meminta seluruh kader tetap solid.
"Semakin. Banyak bergabung artinya kita akan semakin beragam. Artinya lagi akan semakin perbedaan perbedaan. Hati-hati. Akan semakin banyak perbedaan perbedaan.




