Pantau - Jepang melalui Japan External Trade Organization (JETRO) dan 34 perusahaan lintas sektor menjajaki peluang usaha dan memperkuat kolaborasi investasi berkelanjutan di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah awal untuk mendorong realisasi investasi nyata dalam pembangunan IKN.
"Pelaku usaha menjajaki peluang usaha untuk investasi di IKN. Diharapkan kunjungan itu dapat berlanjut pada realisasi investasi nyata ke depan dalam pembangunan IKN," ungkap Basuki.
Infrastruktur dan Arah Pembangunan Dipaparkan LangsungDelegasi Jepang terdiri dari perwakilan lembaga pemerintah dan pelaku usaha dari berbagai sektor strategis, seperti perdagangan, perbankan, permesinan, ketenagalistrikan, material, pangan, dan jasa.
Dalam kunjungan tersebut, Otorita IKN memberikan paparan langsung mengenai kesiapan infrastruktur serta arah pembangunan jangka panjang IKN sebagai pusat pemerintahan modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Presiden Direktur JETRO Jakarta, Shinji Hurai, menyampaikan bahwa ketertarikan pelaku usaha Jepang terhadap proyek IKN cukup besar.
"Kunjungan untuk menjajaki peluang usaha sekaligus memperkuat kolaborasi investasi berkelanjutan di IKN," ujarnya.
Hurai juga menambahkan bahwa pihaknya memperkirakan akan ada penjajakan lanjutan oleh perusahaan-perusahaan Jepang yang berminat menanamkan modal di IKN.
Komitmen Terbuka untuk Kolaborasi GlobalOtorita IKN menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional, termasuk Jepang, demi mendorong pembangunan IKN yang inklusif dan ramah investasi.
Minat Jepang dipandang sebagai sinyal positif yang dapat memperkuat posisi IKN sebagai destinasi investasi strategis di kawasan Asia Tenggara.
Kolaborasi ini diharapkan akan berlanjut ke tahap realisasi investasi konkret dalam waktu dekat.



