Satu Abad NU, Menag: Nahdlatul Ulama Harus Tetap Konsisten Menjaga Moderasi umat.

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Menteri Agama (Menag) yang juga Rais Syuriah PBN KH Nasaruddin Umar berharap Nahdlatul Ulama ke depan depan tetap konsisten mengusung moderasi umat. 

NU harus berdiri di tengah, hidup rukun dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA:Arsenal Siap Lepas 2 Bintang Demi Datangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid

BACA JUGA:Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 20 Korban Longsor Pasirlangu Cisarua

"Nahdlatul Ulama tidak akan pernah menyamakan sesuatu yang berbeda, dan tidak akan pernah membedakan sesuatu yang sama. Itulah moderasi yang dipegang oleh Nahdlatul Ulama. 

"Biarkanlah yang sama itu sama, dan biarkanlah yang berbeda itu berbeda. Lakum dinukum waliyadin. Dan inilah prinsip Nahdlatul Ulama," ujar Nasaruddin saat menyampaikan khutbah mewakili Ras Aan pada puncak peringatan Harlah ke-100 NU kalender Masehi, di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (30/1/2026).

Nasaruddin menjelaskan makna mendalam dari ayat Al-Qur’an “Innad dina ‘indallahil Islam” yang menurutnya menjadi fondasi moderasi NU. 

BACA JUGA:Arsenal Siap Lepas 2 Bintang Demi Datangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid

BACA JUGA:Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian 20 Korban Longsor Pasirlangu Cisarua

Mengapa Tuhan tidak mengatakan "Innad dina 'indallahas salam" (mashdar tsulatsi daripada salima),  dan mengapa juga Tuhan tidak menggunakan istilah "Innad dina 'indallahal istislam" (mashdar sudasi daripada istaslama).

"Itu tentu ada konsekuensinya. Mengapa Al-Qur'an memilih "Innad dina 'indallahil Islam"? Itu sesungguhnya adalah tawassuth antara tsulatsi dengan sudasi," katanya.

Nasaruddin mengungkapkan, jika digunakan kalimat "Innad dina 'indallahas salam", ada kemungkinan menggampang-gampangkan, menyamakan sesuatu yang sesungguhnya berbeda.  

BACA JUGA:Mauricio Souza Ungkap Kunci Kemenangan Persija atas Persita

BACA JUGA:BCA Syariah Resmi Rilis BSya Digital Membership Card, Gandeng Ivan Gunawan Prive & Mandjha

Sementara jika digunakan kalimat "Innad dina 'indallahal istislam" maka membuka peluang untuk memaksa membedakan sesuatu yang sebenarnya sama..

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pencarian Korban Longsor Cisarua Diperpanjang, 20 Orang Masih Dilaporkan Hilang | KOMPAS SIANG
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Diduga Hilang Kendali, Mobil Terbalik di Tol Padang–Sicincin
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
5 Jenazah Ditemukan Kembali, 15 Korban Longsor Cisarua Masih Dicari
• 3 jam laludisway.id
thumb
Waspada Beraktivitas, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa Wilayah Pulau Jawa
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Manahan Bisa Jadi Neraka! Persib Dihadang Persis yang Makin Ganas
• 7 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.