HARIAN FAJAR, TAKALAR – Di era transformasi digital yang terus berkembang pesat, Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama Wakil Bupati Hengky Yasin terus berkomitmen memperkuat literasi digital secara merata di seluruh wilayah kabupaten Takalar
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem pelayanan berbasis digital mulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan hingga kantor-kantor pelayanan di lingkup kabupaten.
“Sesuai visi misi Pemkab, literasi digital mempermudah layanan, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kantor pelayanan di kabupaten. Mulai dari pengurusan administrasi dengan lebih mudah, cepat dan transparan hingga pelayanan kepada masyarakat yang semakin efisien,” ujar Daeng Manye, Sabtu 31 Januari 2026.
Daeng Manye menegaskan bahwa penguatan literasi digital bukan sekadar menghadirkan akses internet, seperti Pojok Internet Desa (Poindes) di 50 Desa yang sudah terbangun dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan pelajar, dan Literasi Digital juga membangun sistem yang terintegrasi, tertata, dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur serta edukasi kepada masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif, Mulai dari Meningkatkan Promosi Destinasi Wisata dan meningkatkan pelaku UKMM yang ada di Takalar,” bebernya.
Ia pun menekankan bahwa dengan sistem literasi digital yang semakin kuat, proses pelayanan publik kini dapat dilakukan lebih efektif, memangkas birokrasi yang berbelit, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pemerintahan.
“Digitalisasi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengakses informasi pembangunan secara lebih luas dan terbuka,” terangnya.
Langkah ini menurutnya, menjadi bagian dari visi besar Pemkab Takalar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui transformasi digital yang terstruktur, diharapkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah semakin meningkat.
“Dengan semangat Takalar Cepat, penguatan literasi digital terus menjadi prioritas demi menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat Takalar,” tutupnya. (mgs)




