Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengajak para atlet disabilitas Indonesia untuk terus menginspirasi generasi bangsa lewat prestasi di berbagai panggung internasional.
"Para atlet (disabilitas) telah menunjukkan bahwa tekad, keberanian, dan konsistensi mampu mengalahkan segala tantangan," kata Raja Sapta Oktohari dalam sambutannya melalui tayangan video seusai menerima penghargaan International Charity Concert 100 Celebrity Talk for Para Athletes (ICC 100 CTFP) di Jakarta, Sabtu.
Penghargaan ICC 100 CTFP yang digagas Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai telah berkontribusi besar dalam mendukung atlet difabel dan kemajuan gerakan Paralympic.
Oktohari menjadi salah satu penerima penghargaan bersama empat tokoh lain yaitu Presiden Interntional Paralympic Committee (IPC) Andre Persons, Preoden Asian Paralympic Committee (APC) Majid Rashed, dan Secretary General ASEAN Para Sports Federation (APSF) Wandee Tosuwan.
Oktohari menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan penghargaan itu bukan semata untuk dirinya secara pribadi, melainkan bentuk apresiasi atas perjuangan bersama dalam memajukan olahraga inklusif di Indonesia.
Dia menjelaskan sejak dirinya diberikan Amanah menjadi Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inagoc) pada 2018 lalu, dia telah menyaksikan sendiri bagaimana semangat inklusifitas dapat menyatukan bangsa.
Kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah saat itu adalah bukti bahwa Indonesia mampu memberikan panggung terbaik seluruh atlet tanpa terkecuali.
Perjalanan para atlet, kata dia, adalah inspirasi bagi semua pihak, bahwa olahraga bukan hanya semata tentang kemenangan, tetapi tentang harapan, ketangguhan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur, yang sejalan dengan semangat Olimpiade dan Paralimpiade hingga menjadi pondasi kemajuan bangsa.
Oktohari mengajak para atlet Indonesia, yang telah menaklukkan batas tidak hanya fisik namun juga cara pandang dunia, agar terus melangkah, berjuang meraih prestasi untuk terus menginspirasi generasi bangsa.
"Indonesia bangga memiliki para atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia," katanya.
Baca juga: Menpora sebut prestasi di APG 2025 buktikan ketangguhan Indonesia
"Para atlet (disabilitas) telah menunjukkan bahwa tekad, keberanian, dan konsistensi mampu mengalahkan segala tantangan," kata Raja Sapta Oktohari dalam sambutannya melalui tayangan video seusai menerima penghargaan International Charity Concert 100 Celebrity Talk for Para Athletes (ICC 100 CTFP) di Jakarta, Sabtu.
Penghargaan ICC 100 CTFP yang digagas Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai telah berkontribusi besar dalam mendukung atlet difabel dan kemajuan gerakan Paralympic.
Oktohari menjadi salah satu penerima penghargaan bersama empat tokoh lain yaitu Presiden Interntional Paralympic Committee (IPC) Andre Persons, Preoden Asian Paralympic Committee (APC) Majid Rashed, dan Secretary General ASEAN Para Sports Federation (APSF) Wandee Tosuwan.
Oktohari menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan penghargaan itu bukan semata untuk dirinya secara pribadi, melainkan bentuk apresiasi atas perjuangan bersama dalam memajukan olahraga inklusif di Indonesia.
Dia menjelaskan sejak dirinya diberikan Amanah menjadi Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (Inagoc) pada 2018 lalu, dia telah menyaksikan sendiri bagaimana semangat inklusifitas dapat menyatukan bangsa.
Kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah saat itu adalah bukti bahwa Indonesia mampu memberikan panggung terbaik seluruh atlet tanpa terkecuali.
Perjalanan para atlet, kata dia, adalah inspirasi bagi semua pihak, bahwa olahraga bukan hanya semata tentang kemenangan, tetapi tentang harapan, ketangguhan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur, yang sejalan dengan semangat Olimpiade dan Paralimpiade hingga menjadi pondasi kemajuan bangsa.
Oktohari mengajak para atlet Indonesia, yang telah menaklukkan batas tidak hanya fisik namun juga cara pandang dunia, agar terus melangkah, berjuang meraih prestasi untuk terus menginspirasi generasi bangsa.
"Indonesia bangga memiliki para atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia," katanya.
Baca juga: Menpora sebut prestasi di APG 2025 buktikan ketangguhan Indonesia




