Dua Hari Operasi PETI, Polres Kuansing Musnahkan 10 Dompeng

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Kuantan Singingi -

Polres Kuantan Singingi (Kuansing) kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI). Dalam operasi selama dua hari berturut-turut, jajaran Polsek Singingi dan Polsek Kuantan Hilir memusnahkan total 12 unit rakit tambang emas ilegal.

Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan respons atas kegelisahan masyarakat yang mengeluhkan rusaknya kelestarian lingkungan akibat praktik tambang ilegal.

Penertiban diawali oleh jajaran Polsek Kuantan Hilir pada Jumat (30/1) pagi. Merespons informasi masyarakat, tim yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Debi Setyawan menyisir tiga desa sekaligus di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, yakni Desa Kasang Limau Sundai, Rawang Ogung, dan Teratak Jering.

Hasilnya, petugas menemukan 10 unit rakit PETI yang masih dalam kondisi aktif siap beroperasi. Tanpa kompromi, petugas langsung memusnahkan seluruh sarana ilegal tersebut dengan cara dibakar di tempat.

"PETI tidak hanya melanggar hukum, tetapi berdampak serius terhadap keselamatan masyarakat luas. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pertambangan ilegal di wilayah ini," tegas Kapolsek Kuantan Hilir, Iptu Edi Winoto, dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).

Baca juga: Lantai 2 Tangsi Belanda Roboh, Polres Siak Gerak Cepat Evakuasi Korban

Tak berhenti di situ, penindakan PETI berlanjut hingga Sabtu pagi (31/1) di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi. Tim Opsnal yang dipimpin Ipda Hezly Hezron Irmondo Pandjaitan bergerak ke titik koordinat yang dilaporkan warga.

Meski saat tiba di lokasi para pelaku telah melarikan diri, petugas menemukan dua unit rakit PETI yang disembunyikan. Mengantisipasi kembalinya para penambang, personel Polsek Singingi segera melakukan tindakan diskresi kepolisian dengan merusak dan membakar rakit-rakit tersebut hingga menjadi arang.

Kapolsek Singingi, AKP Azhari, mewakili Kapolres Kuansing, menyatakan bahwa pola penindakan ke depan akan terus dilakukan secara prediktif dan responsif. Ia meminta masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam mengawasi kelestarian sungai.

"Kami mengajak masyarakat untuk beralih ke sektor ekonomi yang lebih aman dan legal. Jangan biarkan sungai kita rusak demi keuntungan sesaat. Polri akan terus berpatroli dan melakukan penegakan hukum secara berkelanjutan," tegas AKP Azhari.

Baca juga: Hadirkan Pakar Hukum, Polda Riau Bedah Tuntas UU KUHP dan KUHAP Baru




(mea/mea)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Marcus Rashford Bersinar di Barcelona, Carrick Disebut Ingin Pulangkan ke Old Trafford
• 6 menit laluviva.co.id
thumb
Dua Bus Klinik Berjalan Disiapkan untuk Layani Korban Bencana Alam di Jawa Barat
• 11 jam laludetik.com
thumb
Menhan Arab Saudi: Iran Akan Semakin Kuat Jika AS Tak Segera Bertindak
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mahendra Mundur, OJK Tegaskan Tugas dan Kewenangan Tetap Berjalan
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perdana Eks Menag Yaqut Diperiksa KPK Sejak Jadi Tersangka
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.