Danantara Cermati Proses Demutualisasi Sebelum Jadi Pemegang Saham Bursa

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Rosan mengatakan Danantara akan mencermati proses demutualisasi sebelum menentukan langkah lanjutan, termasuk potensi kepemilikan saham.

Danantara Cermati Proses Demutualisasi Sebelum Masuk Bursa. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pihaknya mendukung kebijakan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menjadi bagian reformasi pasar modal Indonesia. Hal tersebut menyusul minat Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham di bursa.

Rosan mengatakan Danantara akan mencermati proses demutualisasi sebelum menentukan langkah lanjutan, termasuk potensi kepemilikan saham.

Baca Juga:
Bos Danantara Tunggu Keputusan Perminas soal Ambil Alih Kelola Tambang Martabe

"Kita ikuti dulu proses demutualisasinya, nanti tentunya sesudah itu baru nanti kita melihat besarannya, persentase dari saham itu," kata Rosan saat ditemui di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

Rosan menyebut minat terhadap BEI tidak hanya datang dari Danantara, tetapi juga dari sejumlah institusi keuangan global.

Baca Juga:
BUMN Kontribusi 30 Persen Kapitalisasi Pasar, Danantara Dukung Demutualisasi Bursa

"Menurut saya, tentunya bukan hanya Danantara, tapi juga dari institusi keuangan dunia lainnya pun akan dibuka. Nanti kita lihat yang terbaiknya seperti apa," kata dia.

Baca Juga:
OJK Sambut Baik Jika Danantara Masuk Jadi Pemegang Saham BEI

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan pemerintah akan menerbitkan peraturan terkait demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Aturan ini ditargetkan terbit pada kuartal I-2026.

Demutualisasi adalah proses perubahan status BEI dari organisasi berbasis keanggotaan atau Self-Regulatory Organization (SRO) yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas Anggota Bursa (AB), menjadi entitas berbentuk perusahaan yang dapat dimiliki oleh publik atau pihak lain.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola yang baik dan transparansi pasar modal Indonesia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Comeback Gila di Anfield, Liverpool Permalukan Newcastle 4-1
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
5 Makanan Ini Bikin Ginjal Cepat Rusak, Banyak Dikonsumsi Warga RI
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kunjungi Lokasi Longsor Cisarua, Bawa Pesan Khusus dari Presiden Prabowo
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Puasa Ramadhan Bisa Batal karena Tak Sengaja Air Wudhu Tertelan? Simak Penjelasan Mengenai Hukumnya
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Konflik Hak Asuh Menguat, Inara Rusli Datangi Komnas Anak
• 18 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.