BEI Bertemu MSCI Senin Pekan Depan, Ini yang Dibahas

idxchannel.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pertemuan dengan pihak MSCI dilakukan secara daring. Dalam muatan materinya, BEI bakal merujuk laporan MSCI soal kondisi pasar saham Indonesia. 

BEI Bertemu MSCI Senin Pekan Depan, Ini yang Dibahas. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik bakal mewakili pertemuan dengan pihak Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang diagendakan pada Senin (2/1/2026).

Adapun pertemuan dengan pihak MSCI dilakukan secara daring. Dalam muatan materinya, BEI bakal merujuk laporan MSCI soal kondisi pasar saham Indonesia. 

Baca Juga:
OJK Sambut Baik Jika Danantara Masuk Jadi Pemegang Saham BEI

"Kami akan meyakinkan kepada Indeks Provider Global (MSCI) bahwa Indonesia punya komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola," kata Jeffrey saat ditemui di gedung Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

Dalam pertemuan dengan MSCI, juga terdapat materi soal dugaan rekayasa pasar modal akibat praktik saham gorengan yang diduga dilakukan emiten konglomerasi.

Baca Juga:
Plt Dirut BEI Diumumkan Sebelum Perdagangan Senin Pekan Depan 

"Seluruh pihak akan menegakkan hukum di pasar modal. Mekanisme pengawasan tetap berjalan, ya nanti penentuan apakah ada pelanggaran atau tidak itu tentu harus melalui proses yang proper," ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menindaklanjuti masukan MSCI.

Baca Juga:
Dirut BEI dan Petinggi OJK Mundur, IHSG Pekan Depan Diproyeksi Fluktuatif

salah satu langkah utama yang akan dilakukan pemerintah adalah meningkatkan likuiditas pasar melalui penyesuaian aturan minimum free float saham.

"Peningkatan likuiditas akan dilakukan melalui kenaikan minimum free float menjadi 15 persen sesuai dengan standar global," ujar Airlangga.

Dengan kebijakan tersebut, porsi saham yang dilepas ke publik akan semakin besar. Hal ini diharapkan dapat memperkuat transparansi, meningkatkan likuiditas perdagangan, serta menjaga integritas bursa.

Selain peningkatan free float, pemerintah juga akan memperketat aturan terkait transparansi kepemilikan saham, khususnya memberikan data pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner (UBO) kepada MSCI.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Beberapa Pejabat BEI-OJK
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Gus Ipul Tekankan Sekolah Rakyat Inklusif Bagi Murid Disabilitas
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Cerita Pasang-Surut Dagang Batu Akik di Ibu Kota
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Menko Airlangga Sebut Kenaikan Minimum Free Float Saham 15 Persen atas Perintah Prabowo
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Minggu 1 Februari 2026
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.