TABLOIDBINTANG.COM - Komedian Melki Bajaj akhirnya buka suara setelah namanya ikut terseret dalam pusaran dugaan investasi bodong Juragan Kucek.
Lewat unggahan Instagram Story, Melki memberikan klarifikasi tegas sekaligus permintaan maaf kepada publik.
Menariknya, klarifikasi itu disampaikan Melki saat dirinya tengah berada di Tanah Suci. Ia menegaskan sama sekali tidak mengetahui seluk-beluk bisnis yang kini dilaporkan ke polisi tersebut.
“Teman-teman, terkait Juragan Kucek, saya benar-benar nggak tahu apa-apa. Saya hanya diminta bikin postingan Instagram saja, sesuai kerja sama endorse,” ujar Melki dalam video di akun Instagram miliknya
Pemeran sinetron Para Pencari Tuham itu mengaku baru mengetahui adanya dugaan investasi bodong setelah kasusnya ramai diperbincangkan di media sosial dan pemberitaan.
“Soal masalah yang sekarang terjadi, saya juga nggak ngerti. Baru tahu juga ternyata ada isu investasi bodong seperti ini,” lanjutnya.
Melki pun menegaskan dirinya bukan brand ambassador, apalagi bagian dari manajemen PT Juragan Kucek Indonesia. Menurutnya, kerja sama yang dilakukan hanya sebatas postingan Instagram berbayar.
“Kalau ada yang merasa dirugikan karena postingan saya, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Sekali lagi, saya nggak ada sangkut-paut apa pun. Saya juga nggak pernah jadi brand ambassador, hanya Instagram post saja,” tegas Melki Bajaj.
Seperti diketahui, kasus dugaan investasi bodong Juragan Kucek mencuat setelah Pablo Benua melalui firma hukumnya melaporkan PT Juragan Kucek Indonesia ke Bareskrim Polri. Perusahaan tersebut diduga menjalankan praktik investasi ilegal berkedok kemitraan.
Modus yang digunakan adalah menawarkan program waralaba kios laundry dengan janji bagi hasil menggiurkan, yang belakangan disebut merugikan sejumlah pihak.
Nama Melki Bajaj ikut terseret lantaran tampil dalam salah satu video promosi. Penggunaan kata “kami” dalam video tersebut memicu dugaan bahwa Melki merupakan bagian dari internal perusahaan, meski kini telah dibantah langsung olehnya.




