Menjelang keberangkatan ibadah haji tahun 1447 Hijriah, Multazam Utama Tour mulai membekali calon jemaah melalui kegiatan manasik haji perdana. Kegiatan ini merupakan tahap awal yang krusial untuk memastikan para jemaah memiliki bekal yang cukup, baik secara materi keagamaan maupun kesiapan fisik dan mental sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Manasik haji ini difokuskan untuk memberikan gambaran nyata mengenai perbedaan situasi, iklim, serta karakter pelaksanaan ibadah di Arab Saudi. Penyelenggara menilai bahwa pemahaman yang matang sejak dini akan sangat menentukan kekhusyukan dan kelancaran jemaah dalam menjalani seluruh rangkaian rukun haji.
Pihak penyelenggara menekankan bahwa manasik bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan mendasar bagi setiap calon jemaah. Tanpa pembekalan yang kuat, jemaah dikhawatirkan akan mengalami kebingungan saat menghadapi situasi lapangan di Arab Saudi yang dinamis.
"Manasik ini sangat penting untuk memberikan kemantapan bagi orang yang akan melaksanakan ibadah. Pengalaman kami menunjukkan, mereka yang aktif mengikuti manasik akan jauh lebih paham dan siap secara mandiri dibandingkan mereka yang mengabaikannya," ujar Komisaris Utama Multazam Utama Tour, KH Imam Bashori.
Melalui manasik ini, para pemateri menyampaikan detail pelaksanaan ibadah mulai dari tata cara ihram hingga wukuf, sehingga jemaah dapat mempersiapkan segala hal yang terkait dengan pelaksanaan teknis di sana.
Baca juga: Syarat dan Jadwal Seleksi Petugas Haji Daerah 2026
Selain penguatan mental dan juga penngetahuan keagamaan, manasik haji Multazam Utama kali ini juga memberikan atensi besar pada kesehatan fisik. Mengingat ibadah haji adalah ibadah yang menuntut ketahanan tubuh yang ekstra, jemaah diingatkan untuk menjaga kebugaran sejak di Tanah Air.
Kesiapan mental juga menjadi poin utama agar jemaah mampu bersabar dan tetap fokus di tengah jutaan umat muslim dari seluruh dunia yang memiliki karakter berbeda-beda.
Tak pendalaman materi, kegiatan manasik ini juga menjadi ajang bagi para jemaah untuk saling mengenal, membangun kebersamaan serta komunikasi agar proses ibadah haji dapat berjalan aman dan nyaman.
Multazam Utama berencana melanjutkan program ini secara bertahap, termasuk agenda manasik intensif yang akan dilaksanakan selama beberapa hari dengan sistem bermalam di satu tempat.
"Nanti akan ada kegiatan dua malam tiga hari berturut-turut. Di sana kami akan berikan materi lebih detail lagi, sekaligus membangun rasa kekeluargaan antar jemaah," tambahnya.



