Mesir Minta Semua Pihak Menahan Diri Jelang Dibukanya Perbatasan Rafah

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Mesir mengecam serangan Israel yang masih terjadi di Gaza, pada Sabtu (31/1). Ini adalah bukti pelanggaran kesekian kali rezim zionis terhadap perdamaian yang dirancang oleh Amerika Serikat (AS).

"Mesir mengecam pelanggaran yang berulang dilakukan oleh Israel, dan berharap agar semua pihak yang bertikai menahan diri," kata keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Mesir, dilansir AFP.

Kecaman dan peringatan ini dikeluarkan Mesir usai Badan Pertahanan Sipil Gaza menyebut, ada sekitar 30 warga Gaza tewas dalam serangan Israel. Serangan ini juga terjadi sehari sebelum dibukanya perbatasan Rafah, pada Minggu (1/2).

Sesuai perjanjian dan kesepakatan dengan Israel, perbatasan ini akan dibuka dalam masa uji coba dan hanya memberikan kesempatan bagi 'orang-orang terbatas', bukan bantuan kesehatan.

Sementara itu, setelah kesepakatan damai yang diprakarsai AS ini diteken pada 13 Oktober 2025, kedua belah pihak masih saling menyerang. Israel menewaskan 500 orang di Gaza, dan milisi Palestina menewaskan 4 tentara Israel.

Keduanya saling tuding, siapa yang paling pertama melanggar kesepakatan. Bahkan, AS juga mendesak keduanya untuk menghentikan permusuhan untuk selamanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rakornas 2026 Relevan dan Strategis Perkuat Hubungan Pusat-Daerah
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
5 Mantan Denada Tambunan Kini Disorot Usai Ressa Rizky Rossano Viral, dari Aktor Lawas hingga Jebolan Indonesian Idol
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Keluarga diminta beri edukasi seks pada anak cegah kekerasan seksual
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Langkah Plt. Ketua OJK perbaiki kondisi pasar modal
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar Harga Tiket Konser My Chemical Romance, Pembelian Dibuka 7 Februari 2026
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.