5 Orang Tewas Akibat Ledakan Gas di Iran, 14 Terluka

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Lima orang tewas dalam dua ledakan terpisah di Iran. Menurut pejabat setempat dan media pemerintah, ledakan disebabkan kebocoran gas.

1. Ledakan Gas di Iran 

Seorang pejabat setempat kepada kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, mengatakan
 satu orang tewas dan 14 lainnya luka-luka dalam ledakan di sebuah gedung apartemen di Kota Bandar Abbas di selatan, di pesisir Teluk.

Tehran Times yang dikelola pemerintah melaporkan, ledakan lain menewaskan empat orang di kota Ahvaz di barat daya.

Baca Juga :
Uni Eropa Masukkan Garda Revolusi Iran ke Dalam Daftar Teroris

Melansir BBC, Minggu (1/2/2026), hal ini terjadi di tengah ketegangan yang terus berlanjut di kawasan tersebut setelah peningkatan pasukan AS di Teluk dan tekanan agar Teheran mencapai kesepakatan tentang program nuklirnya dari Presiden Donald Trump - yang mengatakan pada hari Sabtu bahwa Iran "sedang berbicara dengan" Washington.

Di kota pelabuhan Bandar Abbas, TV pemerintah mengatakan ledakan itu telah menghancurkan sebuah gedung berlantai delapan, menghancurkan dua lantai, beberapa kendaraan, dan toko-toko di daerah Moallem Boulevard.

Kepala pemadam kebakaran setempat, Mohammad Amin Liaqat, mengatakan penilaian awal menunjukkan ledakan disebabkan kebocoran gas dan "penumpukan".

Baca Juga :
DPR Minta Pemerintah Siaga Hadapi Ancaman Perang AS–Iran

"Rekan-rekan saya akan memberikan detail lebih lanjut dalam beberapa jam ke depan," katanya dalam video yang diterbitkan Mehr.

Seorang pejabat regional, Mehrdad Hassanzadeh, mengatakan kepada kantor berita tersebut, para korban luka telah dibawa ke rumah sakit.

Kantor berita semi-resmi Tasnim membantah laporan media sosial bahwa seorang komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi menjadi sasaran ledakan tersebut.

Baca Juga :
10 Kapal Perang AS Dekati Iran, Trump Beri Peringatan

Di tempat lain, Tehran Times melaporkan ledakan kedua di sebuah gedung perumahan di lingkungan Kianshahr, Ahvaz, dekat perbatasan dengan Irak.

Dilaporkan, petugas darurat telah menyelamatkan seorang anak yang terjebak di bawah reruntuhan dan membawanya untuk perawatan medis.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Drone Rusia Manfaatkan Starlink untuk Menyerang, Ukraina Bekerja Sama dengan SpaceX untuk Mengatasinya
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD DKI Jakarta Kembali Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Tata Kota Tanpa Matikan Usaha Pedagang Kecil, Pemkot Makassar Relokasi PKL Poros BTP ke Lokasi Steril
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Pergantian Pimpinan OJK Jadi Momentum Penguatan Tata Kelola, Misbakhun Yakinkan Pasar Tetap Tenang
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Baca Surat ini Waktu Shalat Dhuha, Bisa Mendatangkan Rezeki
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.