Snoop Dogg legenda musik rap dunia sekaligus investor Swansea City, secara terbuka menyatakan ambisinya membawa klub asal Wales itu kembali ke Premier League.
Snoop Dogg menilai Swansea memiliki potensi besar untuk kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Inggris, asalkan didukung visi, investasi, dan jaringan global yang tepat.
Snoop Dogg mulai terlibat dalam kepemilikan Swansea City sejak musim panas lalu. Ia bergabung dengan Luka Modric sebagai bagian dari konsorsium investor. Bagi musisi berusia 54 tahun tersebut, target kembali ke Premier League bukan sekadar mimpi, melainkan tujuan nyata.
“Kami ingin membawa Swansea ke Liga Primer, dan untuk melakukan itu kami membutuhkan dana. Itulah realita sepak bola saat ini,” kata Snoop Dogg kepada WalesOnline.
Menurutnya, promosi ke Premier League membutuhkan lebih dari sekadar performa di lapangan. Ia menekankan pentingnya kekuatan finansial dan daya tarik komersial agar Swansea mampu bersaing dengan klub-klub mapan Inggris.
“Saya ingin memperkenalkan kerja sama sponsor dan publisitas yang bisa menjadikan Swansea sebagai nama global,” ujarnya.
Langkah Snoop Dogg semakin memperkuat arah klub setelah pengusaha ternama Amerika Serikat, Martha Stewart, turut bergabung sebagai investor bersama dirinya dan Luka Modric. Snoop menegaskan bahwa setiap investor harus membawa nilai tambah, bukan hanya modal.
“Harus ada kecocokan. Tidak cukup hanya membawa uang. Anda harus membawa pengalaman, koneksi, dan nama besar yang bisa menarik perhatian serta pendapatan,” katanya.
Di tengah persaingan ketat Championship, Swansea City saat ini masih berada di papan tengah klasemen. Meski demikian, Snoop Dogg menilai peluang promosi selalu terbuka selama klub berani bermimpi dan menjaga konsistensi.
“Perkembangannya stabil. Swansea adalah proyek jangka panjang, tetapi kami tetap harus bermimpi untuk musim ini,” ucapnya.
“Di Championship, Anda selalu harus percaya peluang play-off masih ada. Dalam kompetisi ini, Anda harus bermimpi,” lanjut Snoop.
Swansea City terakhir kali tampil di Premier League pada periode 2011 hingga 2018. Kesempatan terdekat mereka untuk kembali ke kasta tertinggi datang pada 2021, namun gagal setelah kalah 0-2 dari Brentford di final play-off Championship di Stadion Wembley.
Selain ambisi promosi, Snoop Dogg juga menaruh perhatian besar pada basis pendukung Swansea. Ia mengaku ingin segera bertemu langsung dengan para suporter yang menurutnya menjadi salah satu alasan utama ia berinvestasi di klub tersebut.
“Saya benar-benar ingin bertemu para penggemar. Mereka adalah alasan besar mengapa saya memilih berinvestasi di Swansea,” katanya.
Dengan kombinasi ambisi besar, kekuatan finansial, dan jaringan global, Snoop Dogg berharap dapat menjadi bagian penting dari perjalanan Swansea City kembali ke Premier League. (saf/iss)



