Bisnis.com, PADANG - Pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban bencana alam di Kampung Talang, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), menggunakan inovasi Sepablock dari PT Semen Padang.
Pembangunan huntap di Kampung Talang itu merupakan bentuk perhatian langsung Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumbar dan Kadib Indonesia terhadap wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk di Sumbar.
Ketua Kadin Sumbar Buchari Bachter mengatakan proyek ini mengusung semangat kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Semen Padang dan Universitas Andalas.
"Jadi untuk pembangunan huntap itu, kami memilih menggunakan produk dari Semen Padang yakni Sepablock. Karena selain ramah gempa, inovasi itu memungkinkan proses konstruksi berlangsung lebih cepat dengan target penyelesaian pembangunan sekitar 30 hari," ucap Buchari Bachter dalam keterangan resmi, Sabtu (31/1/2026).
Dia menyampaikan adanya proyek ini sekaligus menjadi percontohan pertama di Sumatra dalam penggunaan teknologi tersebut untuk hunian pascabencana karena Kadin berharap pembangunan huntap korban bencana Sumatra bisa menggunakan Sepablock.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan adanya keterlibatan Kadin ini menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga hadir secara nyata dalam pemulihan kehidupan masyarakat.
Baca Juga
- Pemprov Sumsel Minta Biro Wisata Promosikan Layanan Kesehatan
- Pemkot Padang Gencarkan Wisata Kota Tua Melalui Car Free Night
- Bupati Siak Tutup Sementara Cagar Budaya Tangsi Belanda Usai Insiden Lantai Ambruk
Menurutnya bencana alam tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan luka psikologis yang mendalam bagi para penyintas. Oleh karena itu, pembangunan hunian tetap ini memiliki makna yang lebih luas.
"Pembangunan hunian tetap ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun kembali harapan, rasa aman, dan masa depan masyarakat," kata dia.
Dia menambahkan, sebagai perusahaan semen tertua di Asia Tenggara dan bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang memiliki komitmen kuat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
"Jadi pembangunan hunian pascabencana harus memenuhi 3 prinsip utama yakni cepat, aman, dan berkualitas," tegasnya.
Pri menambahkan bahwa PT Semen Padang mendukung penggunaan Sepablock sebagai solusi konstruksi unggulan.
Produk ini dirancang untuk memungkinkan proses pembangunan yang lebih cepat, memiliki kualitas dan presisi tinggi, serta menghasilkan bangunan yang kuat dan stabil, sekaligus efisien dari sisi waktu dan biaya.
"Melalui penggunaan Sepablock, kami berharap hunian yang dibangun tidak hanya layak huni, tetapi juga memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap risiko bencana di masa mendatang," kata Pri.
Dia juga menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai sangat penting, khususnya di Sumbar yang memiliki potensi risiko kebencanaan cukup tinggi.
"PT Semen Padang siap untuk terus bersinergi dan berkontribusi, tidak hanya melalui penyediaan material bangunan, tetapi juga lewat inovasi produk dan dukungan berkelanjutan bagi pembangunan daerah yang tangguh dan berketahanan," tegasnya.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa percepatan penyediaan hunian layak bagi warga terdampak bencana merupakan prioritas utama Pemerintah Kota Padang.
Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dia juga mengungkapkan bahwa Pemko Padang saat ini tengah menyiapkan pembangunan sekitar 500 unit huntap yang akan tersebar di 3 lokasi yakni Balai Gadang, Simpang Haru, dan Lambung Bukit. Usulan pembangunan tersebut telah diajukan kepada pemerintah pusat.


