Jakarta (ANTARA) - Provinsi Guangdong di China selatan yang menaungi kota metropolitan Guangzhou dan Kota Shenzhen, salah satu pusat inovasi utama di China, sudah lama menjadi mesin pendorong vital bagi perekonomian serta keterbukaan China.
Berkat basis manufaktur yang solid, daya inovasi yang kuat dan berkelanjutan, serta dukungan kebijakan yang terus berperan, sejumlah perusahaan unggul berhasil berkembang di Guangdong, dengan beberapa di antaranya melakukan ekspansi ke pasar luar negeri, termasuk Indonesia.
Seiring dengan tren konsumen Indonesia beralih ke gaya hidup ramah lingkungan dalam beberapa tahun terakhir, berbagai merek kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) asal China diterima secara luas di pasar Indonesia, salah satunya adalah GAC (Guangzhou Automobile Industry Group Co., Ltd.) Aion.
Sejumlah pengamat pasar otomotif Indonesia menyoroti mobil Aion UT, yang diluncurkan dalam pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, pada Juli lalu, sebagai salah satu kejutan dalam dunia otomotif pada 2025.
Diklaim memiliki keunggulan dari sisi biaya operasional yang lebih murah hingga 80 persen, model tersebut mendapat pujian karena value for money yang nyata dan desain yang sesuai estetika kaum muda urban di Indonesia.
Peluncuran mobil Aion UTdalam pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, pada Juli lalu. (Xinhua) Lebih penting lagi, GAC Aion resmi merampungkan dan mulai mengoperasikan pabrik pintarnya di Jakarta pada Juni 2025 lalu. "Pabrik di Jakarta tersebut sepenuhnya menerapkan teknologi pabrik paling mutakhir untuk NEV milik GAC di China," kata Wei Haigang, manajer umum bisnis internasional GAC.
Wu Jiaming, wakil presiden Xpeng, mengungkapkan Xpeng siap untuk lebih merangkul pasar Indonesia dan menyongsong masa depan kendaraan listrik dan cerdas, dengan memperluas jaringan layanan dan menghadirkan produk lebih futuristik kepada kaum muda yang melek teknologi di Indonesia.
Berbeda dengan GAC yang memiliki sejarah panjang, Xpeng terbilang baru bahkan di pasar domestik China. Namun, merek berbasis di Guangdong itu menorehkan terobosan yang hebat di Indonesia dengan pada Juli 2025 mengumumkan mereka menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di luar China untuk melakukan produksi lokal, dengan satu unit mobil Xpeng X9 buatan lokal diserahkan ke pelanggan.
Wu Jiaming, wakil presiden Xpeng, mengungkapkan Xpeng siap untuk lebih merangkul pasar Indonesia dan menyongsong masa depan kendaraan listrik dan cerdas, dengan memperluas jaringan layanan dan menghadirkan produk lebih futuristik kepada kaum muda yang melek teknologi di Indonesia.
Produk elektronik dengan kualitas andal
Jika Anda berjalan-jalan di mal di berbagai kota di Indonesia, iklan dan gerai OPPO hampir selalu dapat dijumpai.
Pada Desember 2025, data dari STATCOUNTER menunjukkan OPPO menguasai 14,35 persen pangsa pasar ponsel pintar di Indonesia, menjadikannya masuk dalam jajaran tiga teratas di pasar terbesar Asia Tenggara itu.
Menurut Zhao Yanjie, kepala pabrik OPPO Indonesia, sukses OPPO di Indonesia berkaitan dengan interaksi OPPO cabang Indonesia dengan kantornya di Guangdong.
"Tim di kantor Shenzhen kami menjaga pertukaran intensif dengan OPPO Indonesia untuk mendapat umpan balik secara langsung dan dalam waktu nyata (real-time) sehingga kami segera mempertimbangkan saran-saran berharga itu pada desain produk selanjutnya. Berkat fondasi dan rantai pasokan yang solid di Guangdong, saran-saran baru dapat cepat diimplementasikan di produk baru," tutur Zhao.
Produk ponsel pintar asal China Oppo (Xinhua) OPPO menekankan pentingnya kerja sama dengan pihak terkait di Indonesia, terutama dengan mengintegrasikan belasan perusahaan lokal ke dalam rantai nilainya, yang mencakup bahan kemasan, material baterai, adaptor, dan sebagainya, sehingga berkontribusi pada peningkatan struktur industri dan pengembangan talenta di Indonesia.
TCL, yang didirikan pada 1981 di Kota Huizhou, Provinsi Guangdong, selama sekitar 20 tahun diakui sebagai merek peralatan elektronik rumah tangga terkemuka di Indonesia, dengan terus menyediakan televisi, AC, kulkas, dan berbagai produk unggul untuk konsumen Indonesia.
Merek peralatan elektronik rumah tangga asal China. (Xinhua)
Seiring dengan diperluasnya cakupan bisnis TCL di seluruh dunia, pihak perusahaan tetap berkomitmen menghadirkan produk yang hemat energi, layak digunakan, dan juga menyediakan solusi rumah tangga pintar bagi pasar Indonesia.
TCL juga memprioritaskan produksi lokal di Indonesia, basis manufaktur produk AC-nya di Indonesia bahkan menjadi salah satu pusat produksi penting secara global bagi merek bergengsi itu.
Pernak-pernik lucu yang memikat
Bukan hanya komoditas padat inovasi, produk pernak-pernik lucu, seperti aksesori ponsel, blinding-box, boneka berbulu, hingga gantungan tas, juga datang dari perusahaan-perusahaan di Guangdong, salah satu yang terkenal adalah MINISO.
Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2017, MINISO sudah membuka lebih dari 300 toko di 130 lebih kota/kabupaten di Indonesia. Sejumlah analis mengaitkan kesuksesan MINISO di Indonesia dengan pergeseran pola konsumsi anak muda Indonesia di zaman modern, yang gaya hidupnya lebih dipengaruhi tren media sosial dan membidik nilai pemenuhan emosional yang terkandung dalam suatu produk.
Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2017, MINISO sudah membuka lebih dari 300 toko di 130 lebih kota/kabupaten di Indonesia. (Xinhua)
Konsep "estetika keindahan namun sederhana" yang dijunjung MINISO dianggap sejalan dengan tren fesyen kalangan anak muda Indonesia, dan toko-toko merek tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang "mewah namun terjangkau", sehingga bisnisnya dapat meluas dengan cepat ke berbagai kawasan bisnis inti di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan berbagai tempat lainnya
Secara keseluruhan, merek-merek tersebut tidak hanya mengandalkan kapasitas inovasi dan manufaktur yang kuat, tetapi juga menerapkan "kekuatan lunak" dalam aktif menyesuaikan diri dengan pasar tujuan dan berkomitmen mencapai hasil yang saling menguntungkan dengan mitra lokal dalam kerja sama praktis.
Guangdong pun tercatat menjadi bagian vital dari perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan China-Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Dewan Promosi Perdagangan Provinsi Guangdong, nilai impor-ekspor antara provinsi tersebut dengan Indonesia mencapai 171,8 miliar yuan (1 yuan = Rp2.415) pada 2024, mencakup hampir seperenam dari total nilai impor-ekspor antara China dan Indonesia.
Menurut Pan Yue, wakil direktur pusat studi Indonesia di Universitas Ji'nan di Provinsi Guangdong, tingkat desain, fungsi, dan rasa pengalaman yang disediakan suatu produk menjadi daya saing inti di pasar Indonesia, peningkatan berkelanjutan di sistem industri China dalam beberapa tahun terakhir meletakkan fondasi yang solid untuk berbagai perusahaan, yang siap memenuhi hobi dan selera generasi muda Indonesia yang terus berubah.
Berkat basis manufaktur yang solid, daya inovasi yang kuat dan berkelanjutan, serta dukungan kebijakan yang terus berperan, sejumlah perusahaan unggul berhasil berkembang di Guangdong, dengan beberapa di antaranya melakukan ekspansi ke pasar luar negeri, termasuk Indonesia.
Seiring dengan tren konsumen Indonesia beralih ke gaya hidup ramah lingkungan dalam beberapa tahun terakhir, berbagai merek kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) asal China diterima secara luas di pasar Indonesia, salah satunya adalah GAC (Guangzhou Automobile Industry Group Co., Ltd.) Aion.
Sejumlah pengamat pasar otomotif Indonesia menyoroti mobil Aion UT, yang diluncurkan dalam pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, pada Juli lalu, sebagai salah satu kejutan dalam dunia otomotif pada 2025.
Diklaim memiliki keunggulan dari sisi biaya operasional yang lebih murah hingga 80 persen, model tersebut mendapat pujian karena value for money yang nyata dan desain yang sesuai estetika kaum muda urban di Indonesia.
Peluncuran mobil Aion UTdalam pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE BSD City, Tangerang, pada Juli lalu. (Xinhua) Lebih penting lagi, GAC Aion resmi merampungkan dan mulai mengoperasikan pabrik pintarnya di Jakarta pada Juni 2025 lalu. "Pabrik di Jakarta tersebut sepenuhnya menerapkan teknologi pabrik paling mutakhir untuk NEV milik GAC di China," kata Wei Haigang, manajer umum bisnis internasional GAC.
Wu Jiaming, wakil presiden Xpeng, mengungkapkan Xpeng siap untuk lebih merangkul pasar Indonesia dan menyongsong masa depan kendaraan listrik dan cerdas, dengan memperluas jaringan layanan dan menghadirkan produk lebih futuristik kepada kaum muda yang melek teknologi di Indonesia.
Berbeda dengan GAC yang memiliki sejarah panjang, Xpeng terbilang baru bahkan di pasar domestik China. Namun, merek berbasis di Guangdong itu menorehkan terobosan yang hebat di Indonesia dengan pada Juli 2025 mengumumkan mereka menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di luar China untuk melakukan produksi lokal, dengan satu unit mobil Xpeng X9 buatan lokal diserahkan ke pelanggan.
Wu Jiaming, wakil presiden Xpeng, mengungkapkan Xpeng siap untuk lebih merangkul pasar Indonesia dan menyongsong masa depan kendaraan listrik dan cerdas, dengan memperluas jaringan layanan dan menghadirkan produk lebih futuristik kepada kaum muda yang melek teknologi di Indonesia.
Produk elektronik dengan kualitas andal
Jika Anda berjalan-jalan di mal di berbagai kota di Indonesia, iklan dan gerai OPPO hampir selalu dapat dijumpai.
Pada Desember 2025, data dari STATCOUNTER menunjukkan OPPO menguasai 14,35 persen pangsa pasar ponsel pintar di Indonesia, menjadikannya masuk dalam jajaran tiga teratas di pasar terbesar Asia Tenggara itu.
Menurut Zhao Yanjie, kepala pabrik OPPO Indonesia, sukses OPPO di Indonesia berkaitan dengan interaksi OPPO cabang Indonesia dengan kantornya di Guangdong.
"Tim di kantor Shenzhen kami menjaga pertukaran intensif dengan OPPO Indonesia untuk mendapat umpan balik secara langsung dan dalam waktu nyata (real-time) sehingga kami segera mempertimbangkan saran-saran berharga itu pada desain produk selanjutnya. Berkat fondasi dan rantai pasokan yang solid di Guangdong, saran-saran baru dapat cepat diimplementasikan di produk baru," tutur Zhao.
Produk ponsel pintar asal China Oppo (Xinhua) OPPO menekankan pentingnya kerja sama dengan pihak terkait di Indonesia, terutama dengan mengintegrasikan belasan perusahaan lokal ke dalam rantai nilainya, yang mencakup bahan kemasan, material baterai, adaptor, dan sebagainya, sehingga berkontribusi pada peningkatan struktur industri dan pengembangan talenta di Indonesia.
TCL, yang didirikan pada 1981 di Kota Huizhou, Provinsi Guangdong, selama sekitar 20 tahun diakui sebagai merek peralatan elektronik rumah tangga terkemuka di Indonesia, dengan terus menyediakan televisi, AC, kulkas, dan berbagai produk unggul untuk konsumen Indonesia.
Merek peralatan elektronik rumah tangga asal China. (Xinhua)
Seiring dengan diperluasnya cakupan bisnis TCL di seluruh dunia, pihak perusahaan tetap berkomitmen menghadirkan produk yang hemat energi, layak digunakan, dan juga menyediakan solusi rumah tangga pintar bagi pasar Indonesia.
TCL juga memprioritaskan produksi lokal di Indonesia, basis manufaktur produk AC-nya di Indonesia bahkan menjadi salah satu pusat produksi penting secara global bagi merek bergengsi itu.
Pernak-pernik lucu yang memikat
Bukan hanya komoditas padat inovasi, produk pernak-pernik lucu, seperti aksesori ponsel, blinding-box, boneka berbulu, hingga gantungan tas, juga datang dari perusahaan-perusahaan di Guangdong, salah satu yang terkenal adalah MINISO.
Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2017, MINISO sudah membuka lebih dari 300 toko di 130 lebih kota/kabupaten di Indonesia. Sejumlah analis mengaitkan kesuksesan MINISO di Indonesia dengan pergeseran pola konsumsi anak muda Indonesia di zaman modern, yang gaya hidupnya lebih dipengaruhi tren media sosial dan membidik nilai pemenuhan emosional yang terkandung dalam suatu produk.
Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2017, MINISO sudah membuka lebih dari 300 toko di 130 lebih kota/kabupaten di Indonesia. (Xinhua)
Konsep "estetika keindahan namun sederhana" yang dijunjung MINISO dianggap sejalan dengan tren fesyen kalangan anak muda Indonesia, dan toko-toko merek tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang "mewah namun terjangkau", sehingga bisnisnya dapat meluas dengan cepat ke berbagai kawasan bisnis inti di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan berbagai tempat lainnya
Secara keseluruhan, merek-merek tersebut tidak hanya mengandalkan kapasitas inovasi dan manufaktur yang kuat, tetapi juga menerapkan "kekuatan lunak" dalam aktif menyesuaikan diri dengan pasar tujuan dan berkomitmen mencapai hasil yang saling menguntungkan dengan mitra lokal dalam kerja sama praktis.
Guangdong pun tercatat menjadi bagian vital dari perkembangan hubungan ekonomi dan perdagangan China-Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Dewan Promosi Perdagangan Provinsi Guangdong, nilai impor-ekspor antara provinsi tersebut dengan Indonesia mencapai 171,8 miliar yuan (1 yuan = Rp2.415) pada 2024, mencakup hampir seperenam dari total nilai impor-ekspor antara China dan Indonesia.
Menurut Pan Yue, wakil direktur pusat studi Indonesia di Universitas Ji'nan di Provinsi Guangdong, tingkat desain, fungsi, dan rasa pengalaman yang disediakan suatu produk menjadi daya saing inti di pasar Indonesia, peningkatan berkelanjutan di sistem industri China dalam beberapa tahun terakhir meletakkan fondasi yang solid untuk berbagai perusahaan, yang siap memenuhi hobi dan selera generasi muda Indonesia yang terus berubah.



