Merahputih.com - Persis Sol gagal mendapatkan kemenangan di kandang setelah dikalahkan Persib Bandung dengan skor 0-1 dalam laga lanjutan BRI Super League musim 2025/2026 di Stadion Manahan, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (31/1).
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija mengakui jika melawan Persib Bandung merupakan laga yang tidak mudah. Laskar Sambernyawa kalah pengalaman dengan Maung Bandung.
“Laga yang hari ini memang diprediksi akan menjadi laga yang sulit. Karena kita melawan tim terbaik di negeri ini baik secara fisikal dan juga secara taktikal dan tadi laga telah melawan Persib menunjukkan bahwa kita memang kalah secara pengalaman,” ujar Milo dalam sesi press conference usai laga, Sabtu (31/1).
Ia tetap memuji penampilan pemain Laskar Sambernyawa yang mampu mengimbangi Persib Solo meski akhirnya kalah tipis dan gagal mendapatkan poin.
Baca juga:
Klasemen Super League 2025/2026 Setelah Persib Bandung Menang Tipis 1-0 di Kandang Persis Solo
"Tim sudah melakukan banyak progres, kita lumayan banyak melakukan perubahan dibandingkan saat lawan Borneo FC kemarin. Setidaknya kita bisa mengimbangi, dari babak kedua kita juga lebih baik," katanya.
Ia mengaku tidak tidak mau mencari alasan atas kekalahan tersebut, anak asunya telah bermain cukup baik dan sudah cukup berkorban tapi masih belum cukup baik untuk bisa memenangkan pertandingan.
“Energi mereka juga lebih baik sekarang dan di babak kedua itu bisa terlihat. Sayangnya dalam sepak bola yang ditentukan ya melalui gol. Jadi sayang sekali kita enggak bisa mencetak gol, kita bermain fantastis dan mereka juga bermain dengan baik,” imbuh Coach Milo.
Coach Milo mengakui jika anak asuhnya tidak bisa melakukan transisi yang baik dari posisi menyerang menjadi bertahan atau sebaliknya. Khususnya di babak pertama, sehingga hasilnya adalah kekalahan.
“Di babak kedua tadi di ruang ganti saya ingatkan pemain soal bagaimana harusnya melakukan transisi karena sudah dilakukan di sesi latihan. Ada banyak hal yang sudah dilakukan di sesi latihan seperti corner, tendangan sudut atau dan bagaimana kita transisi tapi tidak kita lakukan di pertandingan tadi,” katanya.
Milo menyebut pemain baru bereaksi sesuai harapan setelah kebobolan di babak pertama. Jika hal tersebut terjadi lebih awal, ia percaya tidak menutup kemungkinan hasil laga akan berbeda.
"Pemain tadi jauh lebih berprogres dan bertanggung jawab ketika kita sudah ketinggalan 1-0 dan semestinya pemain harusnya bisa melakukan tanggung jawab dan berprogres sejak kita bermain 0-0 bukan ketika kita ketinggalan,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).





