VIVA – Dua atlet muda tenis meja Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di level dunia. Mereka sukses menorehkan hasil membanggakan pada ajang WTT Youth Contender Cappadocia 2026 yang berlangsung di Nevsehir, Turki, pada 28–31 Januari 2026
Adalah Muhammad Naufal Junindra dan Michael Hartono, dua talenta muda hasil pembinaan Indonesia Pingpong League (IPL), yang tampil membawa Merah Putih di turnamen bergengsi tenis meja junior dunia tersebut
Naufal Junindra, atlet asal klub ONIC, tampil impresif di nomor tunggal putra U-19. Ia sukses melangkah hingga babak semifinal sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Berk Oztoprak, dengan skor 0-3. Meski gagal melaju ke final, Naufal tetap mengamankan peringkat ketiga, sebuah pencapaian berharga di level internasional
Sementara itu, Michael Hartono, petenis meja junior andalan SCM Lampung, juga menunjukkan perkembangan signifikan. Ia mampu menembus perempat final di dua nomor sekaligus, yakni U-15 dan U-17. Hasil ini menjadi catatan positif, mengingat pada turnamen-turnamen sebelumnya Michael kerap terhenti di fase grup
Ketua ONIC Sports, Yon Mardiyono, menilai pencapaian Naufal sebagai progres penting. Menurutnya, lolos hingga semifinal di ajang dunia menunjukkan kesiapan mental dan kualitas permainan sang atlet, terlebih Naufal mampu menumbangkan lawan-lawan dengan ranking dunia lebih tinggi di fase grup dan perempat final
“Hasil ini menjadi pengalaman berharga, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca Eropa yang ekstrem hingga minus 5 derajat celcius. Secara performa sudah cukup baik, tinggal bagaimana adaptasi terhadap tantangan cuaca,” ujar Yon Mardiyono dalam keterangan pers
Yon berharap hasil di Cappadocia dapat mendongkrak peringkat dunia Naufal secara signifikan. Target besar pun telah dipasang, yakni mengantar Naufal lolos ke Olimpiade Remaja 2026. Usai dari Turki, Naufal dan Michael dijadwalkan langsung bertolak ke Tunisia untuk mengikuti WTT Youth Contender Tunisia 2026
Apresiasi juga datang dari pelatih SCM Lampung, Muhammad Husein, yang menyebut capaian Michael Hartono sebagai yang terbaik sepanjang kiprahnya di turnamen level dunia. Ia menilai grafik performa Michael terus menanjak dan mulai terbiasa bersaing di panggung internasional



