Liputan6.com, Jakarta - Pembersihan sampah dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) dalam penanganan pascabanjir di sejumlah wilayah terdampak.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan, penanganan pascagenangan difokuskan pada pengelolaan sampah. Selain berasal dari permukiman warga, sampah juga merupakan kiriman dari wilayah lain yang terbawa aliran sungai saat banjir.
Advertisement
"Hari ini, saya memantau di Kali Sepak, dan menemukan banyak limbah furnitur seperti kursi yang terbawa arus. Sejak hari Minggu, setelah memastikan debit air surut, kami langsung bergerak cepat," ujar Mutmainnah, dilansir Liputan6.com laman resmi Jakarta Barat www.barat.jakarta.go.id, Selasa (27/1/2026).
"Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudis LH) sebagai sektor utama, dibantu unsur lainnya dan masyarakat mengangkut sampah dari pemukiman," sambung dia.
Ia mengatakan pihaknya telah meminta Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat untuk menurunkan sejumlah truk pengangkut sampah di beberapa titik lokasi terdampak banjir.
Langkah tersebut dilakukan agar sampah yang menumpuk dapat segera diangkut dan tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi lingkungan.
"Karena armada truk sampah tidak dapat menjangkau seluruh gang sempit di permukiman, pihaknya mengambil kebijakan untuk mengumpulkan sampah di titik-titik tertentu agar memudahkan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," kata Iin.
Pengumpulan sampah di titik-titik tertentu dilakukan sebagai solusi atas keterbatasan akses kendaraan di kawasan permukiman. Dengan cara tersebut, proses pengangkutan ke TPA dapat berjalan lebih tertib.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5390165/original/033586000_1761235850-Persib_Bandung_1.jpeg)
