BAGI masyarakat yang tinggal di kota besar, mencari tempat tinggal sering kali menjadi proses yang melelahkan dan lebih rumit dari sekadar menentukan harga atau lokasi. Berbagai pertimbangan seperti lingkungan sekitar, akses transportasi, hingga kecocokan dengan rutinitas harian menjadi faktor krusial sebelum seseorang memutuskan untuk pindah. Sayangnya, informasi komprehensif mengenai konteks lingkungan tersebut tidak selalu mudah ditemukan dalam satu platform pencarian saja.
Menjawab tantangan tersebut, infokost.id, sebuah platform pencarian hunian, resmi memperkenalkan transformasi wajah baru dalam peluncuran yang digelar di Jakarta, Kamis (29/1).
Melalui pembaruan ini, diperkenalkan pendekatan unik bertajuk lifestyle-based kost search yang menyasar generasi muda urban, khususnya milenial dan Gen Z.
Baca juga : Menyulap Kantor Kelurahan Jadi Rusun, Pramono: Demi Hunian Gen Z dan Milenial
Transformasi Makna Hunian bagi Gen Z dan MilenialPerubahan arah strategis ini didasari oleh pergeseran cara pandang generasi muda terhadap tempat tinggal.
Head of Business Unit Infokost.id, Aditya Dwi Prakarsa, menjelaskan bahwa hunian kini tidak lagi dipandang sebagai tempat singgah sementara semata.
“Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian. Karena itu, kami menghadirkan pencarian kost berbasis vibe agar pengguna bisa menemukan tempat yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelas Aditya.
Baca juga : Membaca Tren Hunian Generasi Muda di Tengah Perkembangan Kota Baru
Fitur Unggulan: Dari Vibe Matching hingga AIMelalui antarmuka baru yang lebih visual, pengguna kini dapat menelusuri hunian berdasarkan vibe lingkungan, mulai dari area dekat kampus, kawasan perkantoran, hingga lingkungan yang dekat dengan pusat keramaian (hangout) dan fasilitas olahraga.
Inovasi ini dirancang agar pengguna bisa membayangkan kehidupan sehari-hari sebelum menetap.
Beberapa inovasi utama yang diperkenalkan antara lain:
- Vibe Matching: Memungkinkan pencari hunian memilih tempat tinggal berdasarkan suasana dan kebutuhan aktivitas tanpa harus menelusuri satu per satu daftar properti.
- AI Vibes Filter: Fitur pintar yang menyaring properti berdasarkan preferensi personal yang lebih spesifik dan intuitif, seperti cozy, minimalist, near office, atau near campus.
- Radius & Cluster Area: Tampilan peta terintegrasi yang memperlihatkan konteks lingkungan sekitar, membantu pengguna melihat jarak ke kantor atau fasilitas publik serta mengurangi risiko salah memilih lokasi bagi mereka yang baru pindah kota.
Selain fokus pada pencarian berbasis gaya hidup, platform ini juga menyederhanakan alur transaksi dari sisi pengalaman pengguna.
Melalui fitur direct chat, pencari hunian bisa langsung terhubung dengan pemilik properti. Seluruh proses, mulai dari pencarian hingga pemesanan (*booking*), kini dapat diselesaikan dalam satu halaman tanpa harus berpindah platform.
Sebagai bagian dari ekosistem Rukita sejak 2022, langkah ini dinilai strategis untuk tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumen urban.
Dengan pendekatan yang lebih personal dan realistis, diharapkan generasi muda dapat menemukan lingkungan hunian yang selaras dengan ritme hidup sehari-hari mereka. (Ant/Z-1)




