Sederet Sentimen Pasar Pekan Ini: AS Kembali Shutdown hingga Pergantian Pimpinan BEI dan OJK

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Serangkaian peristiwa dan agenda ekonomi dari eksternal maupun domestik akan membentuk sentimen pasar pekan ini. 

Sederet Sentimen Pasar Pekan Ini: AS Kembali Shutdown hingga Pergantian Pimpinan BEI dan OJK. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Serangkaian peristiwa dan agenda ekonomi dari eksternal maupun domestik akan membentuk sentimen pasar pekan ini. 

Dari eksternal, Amerika Serikat (AS) secara parsial kembali mengalami penutupan (shutdown) meskipun ada kesepakatan pendanaan darurat terakhir yang disetujui Senat.

Baca Juga:
OJK dan BEI Bakal Temui MSCI Senin Sore, Harap Ada Kesepakatan Bersama

Perdebatan soal anggaran dipicu penembakan mati dua warga sipil oleh aparat di Minnesota, di tengah gelombang protes terhadap kebijakan imigrasi pemerintah.

Selain itu, gelombang besar laporan kinerja keuangan emiten, termasuk dari perusahaan raksasa Alphabet dan Amazon akan menguji Wall Street pada pekan ini. Sebelumnya, laporan mengecewakan dari raksasa teknologi Microsoft membebani indeks saham.

Baca Juga:
Asing Lego Saham Bank Besar dan Tambang Konglomerat di Tengah Gejolak MSCI

Investor juga akan mencermati laporan ketenagakerjaan bulanan AS yang dijadwalkan rilis pada 6 Februari. 

Dari dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi fluktuatif pada awal perdagangan Senin (2/2/2026) usai pergantian pejabat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa keuangan (OJK). 

Baca Juga:
Sorotan MSCI Bongkar Deretan Saham Konglomerat dengan Free Float Tipis

Diumumkan sebelumnya, Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti (ADK) Ketua dan Wakil Ketua OJK. 

Sementara itu, Hasan Fawzi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Sementara itu, Jeffrey Hendrik disebut akan menjadi Pejabat Sementara Direktur Utama BEI yang akan diumumkan hari ini.

Sebelumnya, pelemahan signifikan IHSG pada pekan lalu dipicu sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan rebalancing saham Indonesia yang dipicu isu transparansi.

Pada awal pekan Februari, Badan Pusat Statitik (BPS) juga dijadwalkan merilis sejumlah data resmi statistik yang mencakup Inflasi, ekspor impor, dan data strategis lainnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Musim Dingin & Blokade Zionis, ISPA Mengintai Gaza
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saksi Kasus Illegal Access CCTV, Mantan Sopir Inara Rusli dan Virgoun Diperiksa Penyidik
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Apa Saja yang Perlu Disiapkan Menjelang Ramadan? Dari Keperluan Dapur hingga Fashion, Intip Yuk Moms!
• 18 jam laluherstory.co.id
thumb
Ruko Tekstil Cipadu Tangsel Terbakar, Api Baru Padam Setelah 4 Jam
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Analis Politik: PSI Meyakini Jokowi Masih "Sakti Mandraguna", meski Tak Lagi Jadi Presiden
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.