Bisnis.com, JAKARTA - Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi menjadi korban pelemparan flare alias cerawat pada laga Cremonese vs Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026.
Cremonese menjamu Inter Milan dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026 di Stadion Giovanni Zini, Senin (2/2/2026) dini hari.
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero dipercaya turun sebagai starter untuk mengawal gawang Cremonese.
Kejadian tak mengenakkan menimpa Emil pada awal babak kedua. Saat bersiap mengantisipasi serangan dari Inter Milan, Emil tiba-tiba terjatuh. Asap tebal terlihat di dalam kotak penalti.
Mantan kiper Inter Milan itu tumbang terkena lemparan flare dari suporter yang menempati tribune utara.
Melihat penjaga gawang Cremonese tidak siap, wasit segera menghentikan pertandingan.
Baca Juga
- Fabregas Berambisi Bawa Como Lolos Perempat Final Coppa Italia
- Prediksi Skor AS Roma vs AC Milan: Head to Head, Susunan Pemain
- Prediksi Skor Juventus vs Napoli: Head to Head, Susunan Pemain
Tim medis pun sigap memberi pertolongan kepada Emil yang masih terjatuh di lapangan. Para pemain pun melihat kondisi yang dialami sang penjaga gawang.
Emil dikabarkan mengalami luka di kaki dan tangan akibat flare tersebut. Telinga kanannya juga tak bisa mendengar efek suara ledakan di dekatnya.
Beruntung setelah menjalani perawatan kondisi Emil dinyatakan baik-baik saja dan bisa melanjutkan pertandingan hingga laga usai.
Sayangnya pada laga itu gawang yang dijaga Emil harus bobol 2 kali oleh Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.
Hasil itu membuat Inter Milan kokoh di posisi pertama klasemen Liga Italia, sementara Cremonese berjuang di papan bawah.
Afición del Inter de Milán lanzó un petardo al campo que impactó directamente contra Emil Audero, portero del Cremonese.pic.twitter.com/k93WltggNz
— La-Lista (@LaListanews) February 1, 2026


