Pemerintah Bakal Renovasi Pesantren dan Madrasah yang Terdampak Longsor di Cisarua

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan merehabilitasi dan merenovasi madrasah serta pesantren yang terdampak longsor dan banjir di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, khususnya yang beralih fungsi sementara menjadi pusat layanan kemanusiaan bagi penyintas bencana.

“Yang segera menyusul adalah rehabilitasi dan renovasi madrasah serta masjid. Kami pastikan keluarga besar madrasah tidak akan merasa sendirian,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Baca Juga :
Pemerintah Bakal Tambah 111 Unit Rumah Huntara di Tamiang Hulu
PDIP Minta Anggaran MBG Dievaluasi, Dialihkan untuk Darurat Bencana

Evakuasi korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat
Photo :
  • tvOne/Cepi Kurnia

Menag menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengelola madrasah dan pesantren yang dengan tulus membuka ruang pendidikannya untuk kepentingan kemanusiaan yang mendesak.

Menurut Menag, keterlibatan lembaga pendidikan dalam penanganan bencana merupakan wujud nyata pendidikan karakter bagi para siswa.

“Ini menjadi pembelajaran kemanusiaan yang luar biasa bagi para siswa dan santri. Kepedulian ini adalah nilai yang sangat berharga,” ujar Menag.

Menag memastikan pihaknya akan terus mengawal proses pemulihan pascabencana. Ia menegaskan perbaikan fasilitas pendidikan akan segera dilakukan begitu masa tanggap darurat selesai, demi mengembalikan kenyamanan belajar mengajar bagi para santri.

“Pascabencana akan tetap kami kawal agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal dan nyaman,” kata Nasaruddin Umar.

Menag juga akan melakukan perbaikan kelas secara menyeluruh. Langkah ini diambil tidak hanya untuk memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga untuk menciptakan suasana baru yang kondusif bagi para santri setelah fasilitas tersebut digunakan untuk penanganan jenazah.

“Begitu masa operasi kemanusiaan ini selesai, kita langsung lakukan renovasi,” katanya.

Saat meninjau lokasi longsor, Menag juga turut memberikan penguatan mental dan spiritual kepada keluarga korban. Ia mengajak masyarakat untuk tabah dan meyakini bahwa korban yang wafat dalam musibah ini mendapatkan tempat mulia di sisi Tuhan.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor di Cisarua Bandung Barat
Photo :
  • Dok BNPB

“Orang yang meninggal karena tertimpa runtuhan termasuk dalam kategori syuhada. Insya Allah mereka diterima di sisi Allah Swt,” kata Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut.

Menag berharap peran strategis madrasah dan pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus pusat kemanusiaan dapat terus diperkuat, sehingga keberadaannya dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama di masa-masa sulit. (Ant)

Baca Juga :
Rupiah Melemah, PDIP: Pemerintah Harus Cepat Atasi Ketidakpastian di Pasar Keuangan
Tambang Coltan di Kongo Longsor, 200 Orang Lebih Tewas
Tim SAR Sudah Temukan 64 Kantong Jenazah di Lokasi Longsor Cisarua

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Persebaya Vs Dewa United
• 18 jam lalubola.com
thumb
Pembiayaan Kendaraan Listrik Adira Finance Sentuh Rp750 Miliar
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Presiden Prabowo Tegaskan Persatuan dan Waspada Tantangan Global
• 28 menit lalutvrinews.com
thumb
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni Se-Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Pelita Jaya bungkam Satria Muda 65-59
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.