Strategi Multi-Pathway Jadi Jalan yang Dilalui Suzuki

medcom.id
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Di tengah derasnya peluncuran kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV), khususnya dari pabrikan asal China, Suzuki memilih pendekatan berbeda. Pabrikan asal Jepang tersebut tidak terburu-buru mengadopsi strategi elektrifikasi penuh berbasis BEV, melainkan menerapkan pendekatan global bertajuk multi-pathway.
 
Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Saputra, menegaskan strategi tersebut tidak hanya dirancang untuk pasar Indonesia tetapi menjadi arah kebijakan global perusahaan.
 
“Secara strategi, kami tidak hanya melihat Indonesia, tapi secara global adalah multi-pathway. Jadi kami menawarkan beberapa solusi berkaitan dengan penurunan emisi karbon,” kata Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT SIS, Dony Ismi Saputra, dikutip dari Antara.

Menurut Dony upaya menekan emisi karbon tidak dapat diselesaikan dengan satu pendekatan teknologi saja. Karena itu, Suzuki menghadirkan berbagai opsi teknologi ramah lingkungan. Baca Juga:
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, Pemilik Kendaraan Wajib Paham Ini
“Tidak serta-merta dalam bentuk BEV. Kami menawarkan beberapa teknologi, ada hybrid, kemudian energi alternatif lainnya, maupun BEV,” lanjutnya.
 
Strategi multi-pathway tersebut mencakup pengembangan kendaraan hybrid, pemanfaatan energi alternatif, hingga mobil listrik murni. Namun, implementasinya disesuaikan dengan kondisi pasar, kebutuhan konsumen, serta kesiapan ekosistem di masing-masing negara.
 
Pendekatan ini sekaligus menjelaskan mengapa Suzuki belum terlihat agresif meluncurkan banyak model BEV di Indonesia, berbeda dengan sejumlah merek lain yang menjadikan mobil listrik murni sebagai fokus utama.
 
Suzuki berharap seluruh teknologi elektrifikasi tersebut dapat diperkenalkan secara bertahap di Tanah Air, dengan mempertimbangkan karakter konsumen nasional dan dukungan infrastruktur.
 
“Kami berharap semuanya nanti bisa kami introduce di Indonesia, sehingga lebih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen, serta lingkungan yang ada di sekitar konsumen,” ujarnya. Baca Juga:
Dampak Jangka Panjang Banjir di Mobil Listrik
Saat ini, Suzuki Indonesia masih mengandalkan lini kendaraan bermesin konvensional dan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Model yang sudah dibekali teknologi hybrid antara lain Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid, Grand Vitara, Suzuki Fronx Hybrid, serta Ertiga dengan opsi tenaga hibrida.
 
Secara global, Suzuki telah memiliki model BEV melalui Suzuki e-Vitara, yang menjadi mobil listrik global pertama mereka. Model berbasis konsep eVX tersebut kabarnya juga akan masuk pasar Indonesia dan diproduksi massal untuk berbagai negara. e-Vitara sebelumnya telah dipamerkan di ajang GIIAS 2025.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pencarian Jurist Tan Buron Kasus Chromebook, Red Notice Masih Diproses
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Ini 5 Zodiak yang Dikenal Sulit Jatuh Cinta
• 53 menit lalubeautynesia.id
thumb
Jokowi Mati-matian Dukung PSI, Kesaktian Politiknya Diuji di Pemilu 2029
• 13 jam lalugenpi.co
thumb
Kebakaran Gudang Tekstil di Cipadu Tangsel, 12 Unit Damkar Dikerahkan
• 23 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Canangkan Gentengnisasi Nasional, Seng Bakal Diseragamkan Demi Indonesia ASRI
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.