Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang 2025, neraca perdagangan Indonesia surplus 41,05 miliar dolar AS. Di mana nilai ekspor 282,91 miliar dolar AS dan impor 241,86 miliar dolar AS.
Total peningkatan keuntungan dagang Indonesia setelah surplus pada 2025 adalah 9,72 miliar dolar AS.
Ateng Hartono Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS mengatakan ekspor di 2025 meningkat 6,15 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sedangkan impor mengalami sedikit kenaikan 2,83 persen yoy.
Melansir Antara nilai ekspor disumbang industri pengolahan sebesar 227,1 miliar dolar AS. Kontributor utama impor Indonesia didominasi bahan baku/penolong sebesar 169,3 miliar dolar AS. (ant/lea/iss)


