GenPI.co - Warga Cilegon Banten dihebohkan dengan adanya kepulan asap berwarna oranye dari pabrik sekitar kawasan industri Cikuasa, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol.
Kepulan asap berwarna oranye ini mengkhawatirkan warga karena sempat mengeluhkan gangguan pernapasan.
Insiden ini berasal dari pipa maupun tangki penyimpanan bahan kimia milik PT Vopak yang terjadi pada Sabtu (31/1).
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan dari hasil pengecekan awal, memastikan tidak terjadi kebocoran pipa maupun tangki penyimpanan bahan kimia.
“Seperti sama-sama kita ketahui, ada kepulan uap berwarna oranye yang sempat viral di masyarakat. Kami bersama wakapolres langsung meninjau ke lokasi, berkomunikasi dengan manajemen, dan melakukan sidak langsung ke titik kejadian atau TKP,” kata dia, dikutip Senin (2/2).
Robinsar menjelaskan kondisi di lokasi sudah terkendali dan dipastikan tidak ada lagi uap yang keluar.
Dia membeberkan hasil klarifikasi teknis menunjukkan tidak adanya kerusakan instalasi utama.
“Dipastikan juga itu bukan kebocoran pipa ataupun kebocoran dari tangki yang ada. Alhamdulillah tidak ada kebocoran pipa dan tidak ada kebocoran tangki,” tegas dia.
Dia menyebut asap berwarna kuning oranye tersebut berasal dari reaksi kimia dalam proses penampungan sisa material.
“Ada reaksi di situ. Jadi percampuran mungkin ada base oil dan juga ada bahan asam nitrat yang bercampur, sehingga akhirnya muncul uap kuning tersebut,” beber dia.
Meski begitu, pihaknya menilai insiden ini menjadi evaluasi penting bagi pengelolaan kawasan industri, terutama berdekatan dengan permukiman warga.
“Ini juga menjadi evaluasi ke depan. Saya minta dari tim PT Vopak untuk memastikan SOP-nya terus ditingkatkan kembali,” ungkap Robinsar.
Setelah itu Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon memasang alat pemantau kualitas udara.
“Kami dari (Dinas) Lingkungan Hidup sudah menaruh beberapa titik untuk pengecekan udara. Ada empat titik yang kita pasang di pojok-pojok sekitar area sini,” ujarnya.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menjelaskan insiden ini bukan disebabkan kebocoran instalasi, melainkan proses pembersihan pipa.
“Sebenarnya bukan tangki penyimpanan atau pipa yang bocor, tetapi karena adanya proses reaksi kimia dari cairan asam nitrat yang dialirkan dengan cara didorong menggunakan gas nitrogen untuk membersihkan pipa ke arah scrubber,” jelas dia.(ant)
Video populer saat ini:




