BANDUNG BARAT, KOMPAS.TV - Warga Cisarua Bandung Barat sekaligus pengungsi bencana longsor, Ela, berharap relokasi rumah penduduk terdampak dan sekitar lokasi longsor nantinya bisa ada di satu tempat.
"Direlokasinya itu mau bareng-bareng lagi aja sama tetangga, enggak mau pisah-pisah. Enggak papa (direlokasi), asal semuanya aja, bareng-bareng, mudah-mudahan di satu tempat biar nyaman sama lingkungannya," ujarnya di pengungsian Bandung Barat, Jumat, dipantau dari program Sapa Indonesia Pagi KompasTV.
Adapun terkait bantuan tempat tinggal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Ela mengaku belum mendapatkannya.
"Belum dikasih tahu gimana-gimana lagi, sudah beberapa kali didata, cuma gimana-gimananya enggak tahu," katanya.
Pada hari kesepuluh sejak bencana terjadi, Ela mengaku tetap bertahan di pengungsian karena masih takut ada bencana susulan jika pulang ke rumahnya.
Baca Juga: Bersama Bupati, Komeng Tinjau TKP Pencarian Korban Longsor Cisarua Bandung Barat
"Mau pulang takut, kalau malam masih takut kejadian lagi," ucapnya.
Ela mengaku rumahnya tidak terkena longsor, tetapi berada di zona merah sehingga ia kemudian mengungsi sampai hari ini.
"Kira-kira 20 meteran dari lokasi longsor," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan masih ada anggota keluarganya yang belum ditemukan pascalongsor terjadi.
"Dua orang lagi, baru ketemu satu anaknya, orang tuanya belum," katanya.
Ia mengatakan dua orang keluarganya yang belum ditemukan itu adalah bibi dan pamannya. Ela berharap dua keluarganya itu bisa ditemukan agar dapat dimakamkan dengan layak.
"Semoga cepat ditemuin, semoga udah di rumah sakit, tapi belum keidentifikasi, jangan masih di sana (lokasi kejadian)," ujarnya.
Baca Juga: Kemenag Bakal Renovasi Madrasah dan Pesantren Terdampak Longsor di Cisarua
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV, Antara
- longsor
- cisarua
- bandung barat
- relokasi
- relokasi bandung barat



