Proses memasak daging memang membutuhkan kesabaran ekstra supaya hasilnya tetap empuk, tidak alot, dan bumbunya juga meresap dengan sempurna. Tapi, tahukah kamu salah satu faktor penting yang menentukan tekstur daging adalah cara memotongnya?
Menurut Guru Jurusan Tata Boga SMKN 3 Kota Bima, Yayu Mardianingsih, teknik memotong daging yang tepat tidak hanya memudahkan proses memasak, tetapi juga berpengaruh pada tekstur, rasa, dan hasil akhir masakan. Menurut dia, ada lima teknik memotong daging yang tepat.
Seperti apa? Yuk, simak selengkapnya berikut ini seperti dikutip dari laman Vokasi kemendikdasmen.
Melawan Serat DagingSerat daging adalah garis-garis panjang yang terlihat pada daging mentah. Memotong daging melawan arah serat atau tegak lurus dengan serat tersebut, penting dilakukan agar tekstur daging lebih empuk dan mudah dikunyah.
Potong TipisMemotong daging tipis cocok untuk hidangan seperti stir-fry atau shabu-shabu karena membuat daging lebih cepat matang dan mudah meresap bumbu. Untuk hasil rapi, bekukan daging 15-20 menit sebelum dipotong, gunakan pisau tajam, dan iris dengan sudut miring agar potongan terlihat lebih lebar.
Potong DaduMemotong daging berbentuk dadu cocok untuk hidangan seperti stew, kari, atau sate karena membantu daging matang merata dan menyerap bumbu dengan baik. Mulailah dengan memotong daging melawan arah serat menjadi potongan panjang, lalu potong lagi menjadi dadu kecil. Usahakan ukurannya seragam agar tingkat kematangannya merata.
JulienneJulienne adalah teknik memotong daging menjadi potongan panjang dan tipis menyerupai batang korek api, yang biasanya digunakan untuk tumisan atau salad. Untuk hasil rapi, bekukan daging sebentar agar lebih mudah dipotong, lalu iris melawan arah serat. Setelah itu, potong irisan tersebut menjadi potongan panjang dan ramping.
FiletTeknik filet biasanya digunakan pada ikan, tetapi juga bisa diterapkan pada daging sapi atau ayam untuk mendapatkan potongan tanpa tulang yang halus. Letakkan daging di permukaan datar, gunakan pisau filet yang tajam dan fleksibel, lalu potong mengikuti tulang untuk memisahkan daging secara bersih.
Jadi, kalau kamu paling sering pakai teknik yang mana, nih?


