Gejolak Pasar Modal, Fauzi Amro Soroti Free Float BEI

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bengkulu: Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menyampaikan keprihatinannya atas gejolak pasar modal yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap kinerja Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Sebagai mitra (Komisi XI), kami turut prihatin atas hal itu, dua karena bursa kita mengalami goncangan yang sangat luar biasa,” kata Fauzi di Bengkulu, Jumat, 30 Januari 2026.

Sebagai mitra Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisi XI menilai dinamika ini perlu mendapat perhatian serius bersama. Terlebih lagi, pengunduran diri pimpinan BEI dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral atas situasi yang terjadi.
 

Baca Juga :

Fraksi NasDem Bedah Peluang dan Tantangan Ekonomi Nasional

Fauzi menjelaskan Komisi XI DPR sebelumnya telah memberikan pandangan dan mengambil keputusan terkait polemik free float yang belakangan menjadi sorotan publik. Free float adalah jumlah atau persentase saham perusahaan yang dimiliki publik (investor ritel/institusi kecil) dan diperdagangkan secara bebas di pasar reguler, tidak dikuasai pengendali/afiliasi.

Menurutnya ketentuan mengenai free float sebenarnya telah memiliki aturan yang jelas. Namun, implementasinya masih menimbulkan keraguan, khususnya dari lembaga internasional seperti Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Ia menekankan pentingnya kejujuran para emiten dalam menerapkan ketentuan free float. Ketentuan tersebut harus benar-benar diperuntukkan bagi publik, bukan sekadar untuk memenuhi persyaratan administratif.

“Yang menjadi persoalan sekarang, MSCI masih meragukan apakah free float itu benar-benar untuk publik atau justru masih dimiliki oleh pihak yang sama,” ungkap Legislator Fraksi Partai NasDem tersebut.

Dengan jumlah emiten yang hampir mencapai seribu perusahaan, Fauzi menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Hal tersebut berdampak langsung pada kepercayaan investor sekaligus penilaian global terhadap pasar modal Indonesia.

Ia juga menilai pengunduran diri pimpinan bursa sebagai bentuk tanggung jawab moral yang patut diapresiasi. Langkah ini diharapkan menjadi contoh dalam tata kelola kelembagaan ke depan.

“Kalau seorang pimpinan gagal, tentu harus ada konsekuensinya. Mudah-mudahan pengganti ke depan bisa lebih baik,” ungkapnya.


Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzi Amro. Foto: Istimewa.


Fauzi menyampaikan optimisme bahwa kondisi pasar modal mulai menunjukkan perbaikan. Ia menyebut, pada hari Jumat tersebut, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah kembali berjalan lebih stabil dibandingkan dua hari sebelumnya.

Selain itu ia menyambut baik komitmen OJK untuk melakukan perbaikan tata kelola pasar modal. Termasuk rencana negosiasi ulang dengan MSCI agar ketentuan free float sebesar 20 hingga 30 persen benar-benar mencerminkan kepemilikan publik yang sesungguhnya.

“Kami berharap pasar modal kita ke depan semakin sehat, kredibel, dan dipercaya oleh investor domestik maupun global,” ujar Fauzi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemendiktisaintek Kampanyekan Program Mahasiswa Berdampak di Undiksha Singaraja
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Bara Api Sisa Kebakaran Gudang di Tangsel Nyala Lagi, Damkar Turun Tangan
• 2 jam laludetik.com
thumb
Al-Quran Produksi Indonesia Rambah Pasar Mesir, Kemenag Teken MoU dengan 4 Mitra Strategis
• 5 jam lalumatamata.com
thumb
KDM Memohon Maaf Kepada Masyarakat Jabar, Buntut Dikritik Pedas Pemuda Terkait Longsor di Cisarua
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Polres Serang Tangkap 3 Bandar Narkoba, Jual Ganja via Medsos
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.