—
Bogor, ERANASIONAL.COM — Presiden RI Prabawo Subianto mengatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap 1 juta tenaga kerja sejak dimulai secara bertahap pada bulan Januari tahun lalu
Program unggulan Pemerintah ini bukan hanya menjamin pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul, Bogor, Senin (02/02/2026).
“Kita semua paham rakyat kita membutuhkan pekerjaan, tapi kalau kita berteriak-teriak, kita mencela-mencela, menghardik-menghardik, tidak akan tercipta. Saya buktikan kepada saudara-saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menghasilkan 1 juta lapangan kerja hanya dari MBG,” kata Prabowo
Prabowo mengklaim program MBG telah menyasar 60 juta penerima manfaat sampai hari ini. Setidaknya sudah ada 22.275 dapur operasional atau Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Sebanyak 13.829 di antaranya dalam proses penilaian.
“MBG kita sudah sampai 60 juta (penerima manfaat) hari ini, kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026,” ujarnya.
“Itu nanti di titik kalau kita sampai 82 juta (penerima manfaat), kita akan menciptakan 3-5 juta lapangan kerja,” sambungnya.
Prabowo menyebut ada sekian ribu kasus keracunan. Namun, dia lagi-lagi membandingkan angka tersebut dengan jumlah MBG yang berhasil disalurkan.
“Kalau kita jumlahkan berapa ribu yang keracunan dibandingkan berapa miliar makanan yang sudah kita bagi, statistiknya adalah 0,0087. Artinya 99,99 usaha MBG harus dinyatakan berhasil,” tandas Prabowo.


