Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan proses panitia seleksi (pansel) Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dimulai hari ini, Senin (2/2). Pemerintah menargetkan dalam waktu paling lambat dua minggu sudah ada Ketua OJK definitif.
Saat ini OJK dipimpin sementara oleh Friderica Widyasari Dewi. Jabatan itu diembannya sejak Sabtu (31/1) malam, menggantikan Mahendra Siregar yang mundur imbas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merah.
“Sudah dimulai prosesnya hari ini. Ini pra-perantara, kita mesti cepat. Seminggu dua minggu harus ada Ketua OJK yang baru yang definitif,” ujar Purbaya di Sentul, Bogor.
Purbaya memastikan tidak ada arahan khusus dari Presiden Prabowo Subianto terkait nama calon Ketua OJK. Ia juga menyebut belum ada bocoran kandidat yang menguat sejauh ini.
“Belum-belum (ada bocoran). Tidak ada arahan dari Presiden,” tegasnya.
Terkait mekanisme seleksi, Purbaya menyebut proses masih berada pada tahap awal pembentukan pansel OJK. Pendaftaran calon Ketua OJK belum dibuka.
Purbaya juga menilai proses seleksi yang segera berjalan dapat menjadi sentimen positif bagi pasar modal. Ia optimistis IHSG akan segera rebound seiring kepastian kepemimpinan di OJK.
“Saya pikir sebentar lagi juga naik. Pansel dimulai sekarang, prosesnya sudah jalan. Saya pikir cepat, seminggu ini sudah ada yang disiapkan, dan dalam dua minggu paling lambat kita sudah punya Ketua OJK baru,” ujarnya.
Senada, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan proses seleksi akan segera berjalan. Menurutnya, Menteri Keuangan akan membentuk pansel sebagai tahap awal sebelum masuk ke proses berikutnya.
“Pertama akan segera berproses. Menteri Keuangan akan segera membuat pansel, dan sesudah pansel itu nanti akan diproses selanjutnya,” ujar Airlangga.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5339847/original/062104900_1757131723-timnas_5.jpg)
