- Kecelakaan terjadi Minggu malam (1/2/2026) di Tol Jagorawi KM 31 Citeureup, melibatkan Jetour T2 dan BMW.
- Insiden dipicu manuver berbahaya BMW yang menyalip Jetour dari bahu jalan, mengakibatkan Jetour terbakar.
- Dua penumpang Jetour T2 selamat dari api namun mengalami luka bakar ringan; tidak ada korban jiwa dilaporkan.
Suara.com - Sebuah insiden kecelakaan mencekam yang melibatkan SUV pendatang baru, Jetour T2 dan sebuah sedan BMW menghebohkan pengguna jalan di ruas Tol Jagorawi pada Minggu (1/2/2026) malam.
Benturan keras yang dipicu oleh manuver berbahaya di bahu jalan tersebut mengakibatkan unit Jetour T2 hangus terbakar hingga hanya menyisakan kerangka di tengah gelapnya malam.
Peristiwa yang terjadi di wilayah Citeureup ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena melibatkan kendaraan mewah yang baru meluncur, tetapi juga akibat dugaan adanya aksi kebut-kebutan sebelum api berkobar hebat.
Berikut adalah 5 fakta penting dibalik terjadinya kecelakaan yang melibatkan dua mobil mewah di Tol Jagorawi:
1. Lokasi dan Waktu Kejadian
Insiden kecelakaan ini dilaporkan terjadi di jalur bebas hambatan Tol Jagorawi, tepatnya di KM 31 yang menuju ke arah Jakarta, sebuah titik di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Kejadian nahas yang melibatkan dua kendaraan mewah tersebut berlangsung pada hari Minggu malam, tepatnya pada tanggal 1 Februari 2026.
Berdasarkan hasil pengamatan dan penyelidikan awal di lokasi kejadian, peristiwa yang berlokasi di wilayah Citeureup ini diduga berawal dari tindakan salah satu pengemudi yang melakukan manuver berisiko tinggi.
Pengemudi tersebut diduga mencoba mendahului kendaraan lain dengan memanfaatkan bahu jalan atau yang secara teknis dalam dunia otomotif dikenal dengan istilah undertaking, sebuah tindakan yang sangat dilarang di jalan tol.
Baca Juga: Breaking News! Pesawat Bonanza TNI AL Dikabarkan Kecelakaan di Runway Bandara Juanda
Jetour T2 diperkenalkan di GIIAS 2025. (Foto: SUARA.com/Michele Alessandra)2. Kecelakaan Melibatkan Jetour T2 dan Sedan BMW
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, memberikan penjelasan mendalam mengenai kronologi awal yang memicu kecelakaan hebat tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa rentetan peristiwa bermula ketika kedua unit kendaraan mewah itu tengah melaju bersamaan dari arah Bogor menuju Jakarta di lintasan tol.
Berdasarkan hasil temuan awal serta olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh petugas di lapangan, SUV Jetour saat itu diketahui sedang bergerak melintas di area bahu jalan sebelah kiri.
Namun, situasi mendadak berubah menjadi petaka ketika sebuah sedan BMW secara tiba-tiba melakukan manuver ekstrem yang sangat berbahaya, yakni berupaya menyalip kendaraan lain dari bahu kiri, sehingga benturan keras antara kedua mobil tersebut tidak dapat dihindarkan lagi.
“Kendaraan 1 (Jetour) berjalan di bahu kiri, kemudian datang kendaraan 2 (BMW) dari lajur dua hendak menyalip dari bahu kiri," kata dia pada Senin (2/2/2026).



