Siapa Dzikry Lazuardi? Analis Persija Jakarta yang Bakal Jadi Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Nama Dzikry Lazuardi mendadak jadi sorotan setelah resmi bergabung ke jajaran staf kepelatihan Timnas Indonesia.

Sosok berusia 28 tahun itu dipercaya menjadi asisten pelatih lokal mendampingi John Herdman, sebuah langkah besar yang sekaligus mengakhiri kiprahnya bersama Persija Jakarta di tengah musim BRI Super League 2025/2026.

Kepergian Dzikry diumumkan secara emosional usai Persija menundukkan Persita Tangerang 2-0 pada pekan ke-19.

Seusai pertandingan, ia berpamitan langsung kepada pemain dan staf, menandai akhir perjalanannya bersama Macan Kemayoran musim ini.

Padahal, Dzikry mengaku tidak pernah merencanakan untuk meninggalkan Persija sebelum kompetisi berakhir.

Namun, dunia sepak bola kerap menghadirkan momen perpisahan yang tak terduga.

Kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia menjadi alasan utama di balik keputusan besar tersebut.

Lantas, siapa sebenarnya Dzikry Lazuardi? Simak selengkapnya di bawah ini.

Profil dan Rekam Jejak Dzikry Lazuardi

Mengacu pada data Transfermarkt, Dzikry Lazuardi lahir di Bandung pada 4 April 1997.

Meski masih tergolong muda, ia sudah memiliki perjalanan karier yang cukup panjang sebagai analis performa.

Karier profesionalnya dimulai bersama Sulut United pada 2021, lalu berlanjut ke Persipura Jayapura (2022–2023), Persis Solo (2023–2024), sebelum akhirnya bergabung dengan Persija Jakarta sejak Juli 2024.

Di klub ibu kota, Dzikry menjabat sebagai Kepala Analis dan menjadi bagian penting dari tim pelatih dalam menyusun pendekatan berbasis data dan analisis pertandingan.

Langkah Persija merekrut Dzikry kala itu dinilai sebagai bagian dari upaya klub mengadopsi metode sepak bola modern, sejalan dengan tren global yang menempatkan analis performa sebagai elemen krusial dalam pengambilan keputusan teknis.

Di Timnas Indonesia, Dzikry akan mengisi posisi asisten kedua John Herdman.

Ia akan bekerja bersama Cesar Meylan yang lebih dulu ditunjuk sebagai pelatih fisik.

Kehadiran Dzikry melengkapi struktur awal staf kepelatihan era baru Timnas Indonesia yang mengombinasikan pendekatan internasional dengan pemahaman lokal.

Penunjukan ini juga dinilai sebagai sinyal kepercayaan Herdman terhadap talenta pelatih muda dalam negeri, terutama mereka yang memiliki latar belakang analisis dan metodologi modern.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Soal Kasus Pengeroyokan Pegawai Ritel di Pasar Minggu: Korban Belum Lapor
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Hancurkan Parma 4-1, Juventus naik ke posisi empat
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
5 Tanda Seseorang Sangat Cerdas
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jelang Pembukaan oleh Prabowo, Rakornas 2026 Mulai Dipadati Kepala Daerah
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Harga Beras di Tingkat Penggilingan, Grosir, dan Eceran Naik di Januari 2026
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.