720 Saham Tercatat Melemah Hari Ini, OJK: Investor Rebalancing Portofolio

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

OJK menilai pelemahan IHSG yang terjadi pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026) lebih disebabkan oleh aksi rebalancing portofolio investor.

720 Saham Tercatat Melemah Hari Ini, OJK: Investor Rebalancing Portofolio. (Foto Iqbal Dwi/IMG)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026) lebih disebabkan oleh aksi rebalancing portofolio investor.

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan, pelemahan IHSG kali ini tidak bersifat menyeluruh. Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan umumnya merupakan saham yang sebelumnya telah mengalami kenaikan harga cukup tinggi.

Baca Juga:
Pemerintah Segera Bentuk Pansel OJK, Airlangga: Seleksi Terbuka Bagi Siapapun

"Yang turun hari ini mayoritas adalah saham-saham yang harganya sudah naik terlalu tinggi. Kalau kita lihat investor sedang melakukan rebalancing portofolio," katanya dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Sebaliknya, saham-saham dengan fundamental yang baik justru masih menunjukkan ketahanan, bahkan mencatatkan kenaikan meskipun terbatas. "Jadi ini satu hal yang positif bahwa investor melihat untuk saham-saham yang fundamentalnya bagus," ujar Friderica.

Baca Juga:
Usai Bertemu MSCI, OJK Siap Buka Data Pemegang Saham di Atas 1 Persen

Dia menuturkan, meski IHSG ditutup melemah 4,88 persen ke level 7.922,73, namun terdapat sejumlah indikator positif yang patut dicermati.

Baca Juga:
OJK Dorong Penguatan Pasar Obligasi Berdenominasi Mata Uang Lokal

"Salah satu hal baik yang perlu kita lihat, setelah empat hari berturut-turut investor asing mencatatkan net sell, hari ini asing justru membukukan net buy sebesar Rp654,9 miliar. Ini tentu menjadi sinyal positif," ujarnya.

Dia menjelaskan, tekanan yang terjadi di pasar saham domestik juga sejalan dengan kondisi global dan regional. Hal itu tercermin dari sejumlah indeks utama di kawasan Asia tercatat melemah cukup dalam.

"Secara regional, indeks-indeks juga berada di zona merah. Kospi Korea Selatan turun lebih dari 5 persen, kemudian Hong Kong, India, Singapura, dan China juga mengalami pelemahan. Bahkan harga emas pun melemah hari ini. Jadi ini memang sentimen global yang harus dilihat secara lebih luas," katanya.

Sebagai informasi, mayoritas saham emiten mengalami koreksi pada hari ini. Total ada 720 saham mengalami tekanan alias berada di zona merah, 36 emiten stagnan, dan hanya ada 58 saham yang mencatatkan penguatan.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Momentum Valentine, Josh Groban Sapa Penggemar di Jakarta
• 34 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Menko Airlangga Ungkap Arah Anggaran Progam Gentengisasi ala Prabowo
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal BRI Super League, Senin 2 Februari 2026
• 13 jam lalubola.com
thumb
Gubernur Jatim Khofifah Apresiasi Inovasi Farmasi Robotik dan Keberhasilan Surplus RSUD Syamrabu Bangkalan
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.