Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026

suara.com
18 jam lalu
Cover Berita

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto hadir menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), tajuknya "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045".

Hadir dalam acara ini adalah jajaran Kabinet Merah Putih mulai menteri koordinator dan menteri, pimpinan lembaga negara termasuk unsur TNI dan Polri yang dihadirkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai narasumber untuk sesi tematik, seperti sinergi kebijakan ekonomi dan energi, kedaulatan pangan berkelanjutan, juga berbagai isu strategis. Kemudian unsur pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), juga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia. Total peserta mencapai 4.011 orang.

"Tahun 2026 adalah tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagai penjabaran dari visi Asta Cita Presiden. Dalam satu tahun pertama, sudah banyak capaian strategis yang dirasakan dan diketahui publik. Capaian perlu dioptimalkan pada 2026 melalui kesamaan gerak antara pemerintah pusat dan daerah. Atas dasar itulah Rakornas digelar dengan tema Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah," papar Mendagri Muhammad Tito Karnavian dalam sambutannya.

Sebagai tahap awal implementasi RPJPN 2025–2045, pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029 dengan visi “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045” yang dijabarkan lewat Asta Cita, 17 program prioritas Presiden, serta Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Wins). Seluruh kebijakan ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaannya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Mendagri, Rakornas di Sentul ini menjadi forum strategis untuk mempercepat implementasi program-program prioritas Presiden, sekaligus menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan nasional dapat diterjemahkan secara konkret hingga ke tingkat daerah.

Sementara itu, dalam taklimatnya Presiden Prabowo menyatakan bahwa kepala daerah dan Forkopimda berperan penting dalam memastikan keberhasilan pencapaian target program prioritas presiden.

"Saya menggugah kita semua, mari kita sebagai pemimpin membulatkan tekad kita untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan negara ini, sebesar-besarnya untuk rakyat kita," tandas Presiden Prabowo.

Ditambahkannya bahwa kriteria negara kita adalah maju modern, di mana semua orang merasakan kualitas hidup baik. Makan harus cukup, kesehatan dijamin, anak harus bersekolah, dan setiap orang mempunyai pekerjaan yang layak.

"Kita harus berjuang bersama-sama menghilangkan kemiskinan dari Indonesia. Tidak boleh takut karena ada kelompok-kelompok yang mempertanyakan "apa bisa", "apa ada". Kita tidak boleh menyerah, karena kekayaan kita sangat banyak," lanjut Kepala Negara Republik Indonesia.

Baca Juga: Dari Bansos Hingga Keuangan Digital, Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil

Keberhasilan program MBG menjadikan Indonesia dilirik negara-negara lain, seperti Amerika Serikat dan Jepang (Suara.com/CNR ukirsari)

Beberapa pencapaian signifikan yang disorot beliau sebagai hasil kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah adalah adalah swasembada pangan, Sekolah Rakyat (SR), serta Makan Bergizi Gratis (MBG).

"MBG saat ini sudah mencapai 60 juta penerima setiap hari. Harapannya, paling lambat akhir 2026 menjadi 82 juta. Kita akan menciptakan 3-5 juta lapangan kerja, mengingat saat ini lapangan kerja dari MBG mencapai 1 juta," tutur Presiden Prabowo.

Kemudian disebutkan pula tentang 18 Proyek Hilirisasi Prioritas 2026 dalam kerangka kerja sama pemerintah pusat dan daerah. Dari 18 proyek ini bakal menciptakan 276 ribu lapangan kerja baru berkualitas, dengan investasi mencapai Rp618 triliun. Adapun proyeknya meliputi: industri smelter aluminium (bauksit), industri stainless steel slab (nikel), industri oleoresin (pala), industri fillet tilapia (ikan), modul surya terintegrasi (bauksit dan silka), industri DME (gasifikasi batu bara), industri copper rod, wire, dan tube (katoda tembaga), industri oleofood (kelapa sawit), indutsri carrageenan (rumput laut), inudtsri bioavtur (used cooking oil atau jelantah), industri aspal (dari Buton), industri besi baja (pasir besi), industri nata de coco, MCT, coconut flour (kelapa), kilang minyak, industri mangan sulfat (mangan), industri chemical grade alumina (bauksit), industri clor alkali plant (garam), dan oil storage tanks.

Tidak luput dari pengamatan Presiden Prabowo adalah masalah sampah di Indoensia, yang disebutnya akan mengalami over capacity pada 2028.

Presiden Prabowo serukan "corvée" untuk penanganan sampah mengingat salah satu andalan Indonesia adalah bisnis pariwisata (Suara.com/CNR ukirsari)

"Masalah sampah harus diselesaikan. Apalagi pariwisata menjadi andalan kita, wisatawan tidak mau disuguhi sampah. Kita nyatakan perang kepada sampah. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Bagaimana kita bisa menjual pariwisata kalau kawasannya jorok?" ungkap Presiden kemudian.

"Corvée, corvée, corvée!" tukas Presiden Prabowo Subianto dalam bahasa Prancis, yang artinya kerja sukarela atau tanpa dibayar, dan bersifat sementara. Hal ini bisa diberlakukan oleh negara untuk kepentingan pekerjaan umum sebagai pengganti pajak. Ditambahkannya bahwa mulai anak-anak sekolah tingkat SD sampai SMA bisa diajak membersihkan sampah di pantai sebagai contohnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tegas! Amran Ingatkan Tukang Jagal, Larang Naikkan Harga Daging Sapi
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Negosiasi Tarif RI–AS Rampung di Meja Teknis, Airlangga: Tinggal Tunggu Jadwal Prabowo-Trump
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
BMKG Petakan 8 Provinsi Berstatus Waspada Hujan Lebat dan Petir Hari Ini
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Raker Komisi III DPR, Kepala PPATK Ungkap 43 Juta Laporan Masuk Sepanjang 2025
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Kakorlantas Instruksikan Polantas Lebih Humanis: Bangun Pendekatan Empatik di Jalan
• 21 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.