REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Gavin Syafi Anggakara, siswa dari SMA Kharisma Bangsa, meraih penghargaan Cambridge Outstanding Learner Awards dengan predikat "Top in the World" untuk mata pelajaran English as Second Language dalam kualifikasi Cambridge IGCSE.
Kepala Sekolah SMA Kharisma Bangsa, Muhamad Budiawan, mengatakan capaian Gavin menjadikannya sebagai salah satu siswa dengan hasil akademik terbaik di tingkat global dalam sistem pendidikan Cambridge. Prestasi ini mencerminkan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar internasional yang berfokus pada pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Penghargaan tersebut akan diserahkan secara resmi oleh Cambridge pada April 2026.
Pendidikan Berbasis Internasional dan STEAM
Kepala SMP Kharisma Bangsa, Ridho Anwar Tumbuan, menambahkan bahwa sekolah menerapkan sistem single gender education yang dijalankan sesuai dengan nilai dan budaya sekolah. Sekolah ini juga menanamkan budaya sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika (STEAM) sejak pendidikan dasar.
Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah STEAM Expo 2026, yang menampilkan proyek siswa mulai dari jenjang sekolah dasar. Expo ini menggabungkan mata pelajaran sains, matematika, dan STEAM dalam proyek terpadu, melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6 SD.
Sepanjang tahun akademik 2025-2026, Kharisma Bangsa mencatat prestasi luar biasa dari medali emas Olimpiade Sains Nasional (OSN) hingga prestasi internasional di IOAA Mumbai, India. Ridho menekankan, "Kharisma Bangsa tidak semata berorientasi pada medali, melainkan pada pembentukan karakter, kemandirian, dan daya juang siswa."
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sekolah Kharisma Bangsa di Tangerang Selatan, Banten adalah sekolah swasta dwibahasa dan Cambridge International School yang menawarkan pendidikan dari TK hingga SMA dengan fokus pada STEM, persiapan kuliah, dan nilai-nilai karakter, menggunakan kurikulum ganda (Nasional dan Cambridge). Sekolah ini memiliki 512 siswa tingkat SMP dan SMA dengan bahasa pengantar utama Bahasa Inggris.