Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan perdagangan bilateral setelah percakapan telepon dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, Senin (2/2).
Trump mengatakan dalam unggahan media sosial bahwa kedua negara sepakat menerapkan tarif timbal balik yang lebih rendah menjadi 18%. Kebijakan tersebut langsung efektif diberlakukan.
Baca Juga: Adakan Pertemuan Strategis, China dan Rusia Bahas Perubahan Tatanan Dunia Global
Menurut Trump, Modi juga menyetujui komitmen untuk menghentikan pembelian minyak dari Rusia. New Delhi juga menurutnya siap meningkatkan pembelian produk energi dari AS.
Trump menggambarkan kesepakatan itu sebagai hasil hubungan eratnya dengan Modi. Menurutnya, hal itu menjadi dasar untuk memperluas kerja sama dagang antara kedua negara.
Kesepakatan ini juga dilihat sebagai langkah strategis yang bisa mengubah dinamika perdagangan global dan mempengaruhi pasar energi, terutama terkait pasokan minyak dari Rusia.
Baca Juga: Merebak di India, Kemenkes Pastikan Virus Nipah Belum Masuk Indonesia
India sebelumnya merupakan salah satu pembeli minyak terbesar dari Rusia. Namun New Delhi dengan ini akan mengurangi atau menghentikan konsumsi minyak negara itu sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.





