Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkap alasannya memilih gabung Ajax Amsterdam. Padahal, tidak ada jaminan untuk dirinya mendapatkan menit bermain.
Pada Senin (2/2/2026) kemarin, Ajax telah resmi mengumumkan perekrutan Paes. Sang penjaga gawang ditebus dari FC Dallas dengan mahar yang kabarnya bernilai 1 hingga 1,2 juta euro.
Paes direkrut ketika Ajax sudah memiliki Vitezslav Jaros sebagai kiper andalan. Namun, dia hanya sebagai pemain pinjaman dari Liverpool.
De Amsterdammer menyelesaikan perekrutan Paes setelah Remko Pasveer hengkang. Dengan kata lain, kiper Timnas Indonesia itu disiapkan sebagai pelapis.
Jaros tetap akan menjadi andalan setidaknya hingga akhir musim. Dengan kata lain, jika tidak ada situasi yang buruk terhadapnya, maka Paes bisa jadi hanya bermain satu atau dua kali saja hingga akhir musim ini, atau bahkan tak bermain sama sekali.
Namun, dia punya kesempatan untuk bersaing, bagaimanapun juga. Sang penjaga gawang bisa merebut pos starter jika mampu mencuri perhatian pelatih Fred Grim di sesi latihan atau jika tampil memukau ketika diberi kesempatan.
Dalam wawancara pertamanya sebagai pemain Ajax, Paes mengatakan bahwa ini sudah menjadi waktunya untuk kembali ke Belanda. Dia bertekad untuk memberikan yang terbaik untuk tim ibu kota Belanda tersebut.
"Sudah waktunya untuk kembali ke Eropa dan menurut saya tidak ada klub yang lebih baik buat melakukannya selain Ajax. Saya di sini untuk bermain demi logo ini,” kata Paes dalam situs resmi Ajax.
“Saya percaya bahwa tim selalu menjadi yang utama. Ketika tim diutamakan, maka setiap orang juga akan mendapatkan manfaatnya. Saya akan mencoba menambah nilai sebanyak mungkin baik di dalam maupun lapangan,” tandasnya.
Paes mengindikasikan bahwa dirinya tidak keberatan jika hanya menjadi pelapis. Sebab, kontribusi tidak hanya dilakukan di lapangan saja.
“Kemudian, itu bergantung kepada pelatih soal siapa yang akan bermain, dan saya sangat rasional soal itu. Saya harap bisa memenangkkan gelar,” tandasnya.
“Kami akan melihat seperti apa jadinya. Dalam kasus apa pun, saya akan melakukan segalanya untuk membuat tim bermain sebaik mungkin,” tukas Paes.



