Pertigaan Lampu Merah Gading Serpong Ditutup, Lalu Lintas Tersendat

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pertigaan lampu merah dekat Hotel Starlet Gading Serpong, Kota Tangerang Selatan, yang sering digunakan untuk putar balik kendaraan ditutup, Selasa (3/2/2026).

Penutupan tersebut membuat arus lalu lintas menjadi tersendat.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, median jalan di pertigaan lampu merah, tepatnya dari arah Kota Tangerang menuju Gading Serpong, mengalami penutupan permanen dari yang sebelumnya sempat dibuka.

Baca juga: Daan Mogot Langganan Banjir dan Macet, Pramono Bakal Bangun Flyover

Hal itu terlihat dari banyaknya water barrier berwarna oranye yang disusun di median jalan sehingga tak ada sedikit pun celah bagi kendaraan, terutama motor melewati lokasi tersebut.

Tidak hanya itu, lampu merah yang sebelumnya menyala, kini terlihat tidak lagi berfungsi setelah adanya penutupan permanen.

Hal inilah membuat kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, harus mengalami jarak yang cukup jauh untuk putar balik.

Pengendara yang ingin menuju Gading Serpong harus putar balik di Bundaran Alam Sutera yang berjarak sekitar 2,3 kilometer (km) dari pertigaan lampu merah Serpong.

Waktu yang ditempuhnya sekitar lima menit untuk bisa sampai ke Bundaran Alam Sutera dari pertigaan tersebut.

Setelah dari Bundaran Alam Sutera, pengendara kembali harus menempuh jarak 2,3 km lagi untuk bisa sampai di pertigaan menuju Gading Serpong.

Baca juga: Kemarin Macet Parah, Pagi Ini BKT Rorotan Ramai Lancar

Sementara itu, bagi kendaraan dari arah Alam Sutera dan Gading Serpong yang ingin melakukan putar balik, bisa melewati U Turn di depan PT Tifico Fiber Indonesia, yang jaraknya sekitar 1,1 km atau tiga menit waktu tempuhnya.

Tanggapan pengendara

Pengendara ojek pengkolan, Semi (54), mengatakan pertigaan lampu merah Gading Serpong sudah ditutup sejak Senin (2/2/2026) malam.

Saat volume kendaraan tidak terlalu padat.

"Semalam ditutupnya. Saya tidak tahu jam berapa," ujar Semi saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa.

Namun, dari video yang ia terima dari temannya, ia melihat polisi lalu lintas dari Polres Tangsel dan Polres Metro Tangerang Kota melakukan penutupan jalan tersebut dengan water barrier itu.

Baca juga: Jalan Berlubang di Penjaringan Kerap Bikin Macet Lalu Lintas

Hal tersebut juga dibenarkan oleh pengendara motor lainnya, Ade (48). Ia mengatakan bahwa penutupan di median jalan pertigaan itu dilakukan karena banyaknya kendaraan yang melakukan lawan arah.

"Sering banget di sini kendaraannya lawan arah, apalagi motor. Padahal waktu itu sudah pernah dipasang water barrier biar muter si Tifico, tapi masih ada saja yang lawan arah," kata Ade.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut dia, aksi lawan arah tersebut paling sering terjadi dari arah Gading Serpong menuju Alam Sutera.

Kini, setelah dilakukan penutupan, tak ada lagi kendaraan yang terlihat lawan arah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Karim Benzema ke Al Hilal, Al Nassr Dimarahi Cristiano Ronaldo
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Ledakan Mesin Picu Kebakaran Kapal, 9 Pekerja Luka
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tindak Lanjut Arahan Presiden Prabowo, KLH Pimpin Gerakan Bersih Nasional
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Delta Giri (DGWG) Catat Rekor Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah pada 2025
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Seskab: Gerakan ASRI Dimulai dari Aksi Nyata Gubernur hingga Bupati
• 4 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.