MEDAN, KOMPAS.TV - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) mengungkapkan sebanyak 40 orang masih hilang akibat banjir dan longsor yang menerjang Sumatera Utara pada akhir November 2025 lalu.
Berdasarkan data Pusdalops PB per Senin (2/2/2026), korban hilang tercatat di empat kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut). Sebanyak lima orang pun dilaporkan masih mengalami luka-luka usai banjir November lalu.
Data Pusdalops PB menunjukkan korban hiang terbanyak berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah dengan 33 orang. Sedangkan korban hilang di Tapanuli Utara dua orang, Tapanuli Selatan empat orang, dan Humbang Hasundutan satu orang.
Baca Juga: Pakar UGM Sebut Lubang Raksasa di Aceh Tengah Bukan Sinkhole: Ini Seperti Mahkota Longsor
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati menyatakan angka tersebut adalah data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
"Data merupakan update 2 Februari 2026 pukul 17.00 WIB," kata Sri Wahyuni dikutip Antara.
Adapun menurut data Pusdalops PB, terdapat 20 kabupaten/kota di Sumut yang terdampak bencana, yakni Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Kota Sibolga, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Pakpak Bharat.
Kemudian Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Asahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Mandailing Natal, serta Kabupaten Batubara.
Baca Juga: Update Banjir dan Longsor Sumatera: Korban Meninggal Bertambah Jadi 1.204 Jiwa, 140 Orang Hilang
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- banjir sumatera
- korban hilang banjir sumatera
- pusdalops pb
- sumatera utara
- bencana alam
- korban hilang




