Tradisi Berbagi Imlek Dongkrak Penjualan Parsel

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, aktivitas perdagangan parsel di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, mulai menunjukkan peningkatan. 
 
Kawasan yang dikenal sebagai sentra parsel di ibu kota ini kembali ramai seiring naiknya permintaan bingkisan untuk kebutuhan perayaan.
 
Sejumlah pedagang mengaku mulai menerima banyak pesanan, terutama untuk parsel pecah belah serta kotak parsel kosong yang dapat diisi sendiri sesuai kebutuhan pembeli. 

Tren ini dinilai memudahkan konsumen untuk menyesuaikan isi parsel dengan selera dan anggaran masing-masing. Permintaan parsel naik jelang Imlek dan lebaran Salah satu pedagang parsel di Cikini, Tini (40), mengatakan bahwa lonjakan pesanan tidak hanya datang dari perayaan Imlek, tetapi juga mulai terlihat untuk kebutuhan Lebaran.
 
"Sekarang banyak yang pesan buat Lebaran dan Imlek," ujar Tini saat ditemui di lapaknya seperti dilansir Antara, Selasa, 3 Februari 2026.
  Baca juga: Tahun Kuda Api 2026, Ini Rekomendasi Usaha Berdasarkan Shio
Menurut Tini, peningkatan permintaan biasanya mulai terasa beberapa pekan sebelum hari raya, terutama dari pelanggan tetap maupun pembeli baru yang datang langsung ke sentra parsel. Kotak parsel kosong jadi pilihan favorit Selain parsel siap isi, Tini menyebut sebagian besar pelanggan kini lebih memilih membeli kotak parsel tanpa isi. 
 
Pilihan ini memberi keleluasaan bagi pembeli untuk menentukan sendiri isi bingkisan yang akan diberikan.
 
"Biasanya pelanggan cuma beli kotaknya aja. Isinya tergantung mereka. Harganya juga beda-beda, tergantung ukuran besar atau kecil," katanya.
 
Kotak parsel kosong tersedia dalam berbagai ukuran dan desain, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan personal maupun korporasi. Harga parsel pecah belah mulai Rp300 Ribu Untuk parsel Imlek berisi barang pecah belah, harga yang ditawarkan bervariasi. Bingkisan jenis ini umumnya dibanderol mulai dari Rp300 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung jenis dan kelengkapan isi.
 
Biasanya, parsel tersebut berisi set cangkir yang terdiri atas enam piring dan enam gelas, yang kerap dipilih sebagai simbol keberuntungan dan kebersamaan dalam perayaan Imlek.
 
Pedagang lainnya, Indah (35), juga mengungkapkan hal serupa. Ia menyediakan parsel berisi perlengkapan rumah tangga yang dapat disesuaikan dengan permintaan pembeli.
 
"Kalau satu paket biasanya ada piring dan gelas keramik. Jumlah diisinya bervariasi tergantung pesanan pembeli," ujarnya.
 
Fleksibilitas isi parsel ini dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya minat masyarakat untuk membeli bingkisan jelang hari raya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Adik Denada Bantah Emilia Contessa Pekerjakan Ressa dengan Gaji Tak Manusiawi, Singgung Soal Kebohongan
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Layanan Merek Indonesia: Durasi Tersingkat dengan Biaya Paling Terjangkau
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Group CEO BRI Beri Apresiasi Peran PNM dalam Transformasi Ekosistem Ultra Mikro Berkelanjutan
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Komdigi Apresiasi Peran GoPay Turut Tekan Aktivitas Judol hingga 57 Persen di Indonesia
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026, Transaksi Tembus Rp3,15 T
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.