Kemendiktisaintek Perluas Akses Pendidikan, Dukung Riset Nasional

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terus mengembangkan sejumlah program strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto saat rapat kerja (raker) dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026 hari ini.

Ia mengatakan, jika di bidang pendidikan tinggi, program Magang Berdampak diikuti oleh 1.250 mahasiswa.

“Sementara, Program Kreativitas Mahasiswa menjangkau 2.750 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” ungkapnya 

Tak hanya itu, ia mengatakan jika Kemendiktisaintek juga menyelenggarakan Future Leaders Camp yang melibatkan 300 aktivis mahasiswa pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). 

“Kegiatan ini bertujuan memperkuat kepemimpinan mahasiswa melalui interaksi dengan tokoh masyarakat,” kata dia

Dalam upaya memperluas akses pendidikan inklusif, bantuan Unit Layanan Disabilitas disalurkan ke 67 perguruan tinggi. Selain itu, hibah diberikan kepada 443 perguruan tinggi swasta. 

“Pada aspek penjaminan mutu, tercatat 647 perguruan tinggi dan 2.420 program studi telah menjalani proses akreditasi,” bebernya 

Pada pengembangan sumber daya dosen, sebanyak 14.577 dosen telah mengikuti sertifikasi. Sementara itu, tunjangan kinerja diberikan kepada 30.258 dosen. 

“Untuk jenjang karier akademik, tercatat 1.443 dosen memperoleh kenaikan jabatan guru besar dan 5.883 dosen menyandang jabatan lektor kepala,” kata dia lain

Di bidang riset dan inovasi, Indonesia mencatat peningkatan peringkat global dalam penguatan ekosistem inovasi. 

Selain itu, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran riset strategis sebesar Rp2 triliun yang disalurkan secara merata ke perguruan tinggi negeri dan swasta. 

“Hingga kini, 16.836 riset dan 6.340 kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah didanai, menghasilkan ratusan produk riset dan kerja sama dengan industri,” imbuhnya 

Selain itu, Kemendiktisaintek juga melaksanakan program tanggap bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

“Sebanyak 28 posko didirikan oleh perguruan tinggi di sekitar wilayah terdampak, disertai pengiriman tenaga medis, tenaga kesehatan, dan relawan untuk membantu penanganan korban bencana,” pungkasnya

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gandeng Klinik Ocean Dental, MNC Life Tekankan Pentingnya Asuransi Jiwa  
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Harga Komoditas: Timah Anjlok 10 Persen, Minyak Mentah Turun 4 Persen
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
5 Arti Mimpi Mendapatkan Angpao Saat Imlek, Simbol Rezeki hingga Pengakuan Diri
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Istana Bantah Presiden Prabowo Gunakan 2 Pesawat Kenegaraan
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Siapkan 18 Proyek Hilirisasi, Buka 276 Ribu Lapangan Kerja
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.