Jakarta, VIVA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut tengah membidik satu pencapaian politik terakhir untuk melengkapi warisan kepemimpinannya.
Meski belum tercatat sebagai kader, Jokowi secara terbuka menyatakan komitmennya untuk memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2029 mendatang. Langkah politik Jokowi tersebut dinilai sebagai upaya menyempurnakan legacy setelah menorehkan hampir seluruh prestasi di jalur eksekutif.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PSI, Andi Saiful Haq, bahkan mengibaratkan posisi Jokowi seperti megabintang sepak bola dunia Lionel Messi sebelum menjuarai Piala Dunia.
“Pak Jokowi itu ibarat Messi tanpa Piala Dunia” katanya pasca hiruk pikuk Rakernas PSI di Makassar, Selasa, 3 Februari 2026.
Saiful menjelaskan, analogi tersebut merujuk pada perjalanan karier Lionel Messi yang telah menyabet hampir semua gelar prestisius di level klub dan individu, sebelum akhirnya melengkapi pencapaiannya dengan trofi Piala Dunia bersama Argentina pada 2022.
“Messi sudah memenangkan hampir semua liga, mulai dari 10 gelar La Liga, 7 gelar Copa Del Rey dan 4 Liga Champion. Belum lagi penghargaan bergengsi Ballon d’Or dan Sepatu Emas Eropa. Mirip seperti Pak Jokowi,” ujarnya.
Menurut Saiful, Jokowi juga memiliki rekam jejak politik yang nyaris sempurna. Ia menilai, keberhasilan Jokowi menapaki seluruh jenjang pemilihan langsung merupakan pencapaian yang sangat langka dalam politik Indonesia.
“Pak Jokowi memenangkan Pilkada Wali Kota Solo 2 kali dengan kemenangan fantastis, Menang Pilkada Gubernur DKI dan dua kali memenangkan kursi Presiden Republik Indonesia. Bahkan namanya disebut-sebut sebagai faktor kemenangan Prabowo-Gibran. Jarang politisi nasional meliki karir cemerlang seperti beliau. Setelah tidak menjabat pun, approval rating beliau masih tinggi,” ujar dia.
Meski demikian, Saiful menilai masih ada satu target politik yang belum diraih Jokowi, yakni kemenangan dalam Pemilu Legislatif. Hal itu disebutnya sejalan dengan ambisi Messi di penghujung karier sebelum mengangkat trofi Piala Dunia.
“Namun ada yang kurang bagi Messi diantara semua karirnya di sepakbola dunia. Di penghujung karirnya, Messi tentu ingin mengangkat trophi Piala Dunia untuk Argentina, lalu itu terwujud pada tahun 2022. Kira-kira sama halnya dengan Pak Jokowi. Semua tingkatan pemilu eksekutif sudah pernah beliau menangkan. Tinggal satu lagi, Pemilu legislatif,” kata dia.





