RI Incar Investasi Rp2.175 Triliun Tahun Ini, Rosan Ungkap Strateginya

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani saat menyampaikan paparan dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 & Januari-Desember 2025, Kamis (15/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menargetkan investasi tahun ini sebesar Rp2.175,2 triliun. Capaian tersebut meningkat dari tahun 2025 yang sebesar Rp 1.095,6 triliun.

"Diharapkan dengan investasi ini yang masuk kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 6% sehingga inilah kontribusi yang diharapkan dari Kementerian investasi-investasi dalam rangka pencapaian pertumbuhan yang baik," ujarnya saat rapat dengan Komisi XII di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (3/2/2026).


Rosan menjelaskan, untuk mencapai target realisasi investasi tersebut melalui 8 program prioritas. Antara lain, pemeliharaan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (OSS).

Pilihan Redaksi
  • RI Bentuk Konsorsium Proyek Ekosistem Baterai EV Senilai Rp100 Triliun
  • Rosan Blak-Blakan, Asing Minta Data Investor Saham di Bawah 5% Dibuka
  • Bukan RI! Ini Primadona Investor di ASEAN

"Ini memang adalah hal yang kita harus prioritaskan karena ini adalah ujung tombak kita dari OSS ini," paparnya.

Menurutnya, diperlukan pembaharuan sistem OSS karena sistem yang berjalan selama ini cenderung lambat. "Sangat lambat karena sekarang kita mengintegrasikan secara full ya tentunya ini kalau ini sudah berjalan dengan baik tentunya akan sangat meningkatkan kredibilitas akselerasi dan juga kepastian dari perizinan yang ada," jelasnya.

Program selanjutnya adalah penyusunan rencana aksi nasional Hilirisasi Investasi Strategis (HIS) dan implementasi roadmap HIS. Lalu, ada pula penyiapan Investment Project Ready to Offer (IPRO) untuk potensi unggulan di daerah.

Kemudian, katanya, BKPM juga menyiapkan pemasaran peluang investasi berbasis wilayah dan terfokus sesuai keunggulan negara, kemudahan dan percepatan perizinan berusaha, termasuk pelayanan dan pendampingan pelaku usaha.

Selain itu, program lainnya termasuk memfasilitasi penyelesaian kendala realisasi investasi dan pengawasan berbasis risiko. Selanjutnya, Rosan mengatakan BKPM akan melakukan perluasan dan peningkatan kerjasama internasional dengan negara atau mitra strategis dan peningkatan iklim investasi yang berdaya saing.


(rob/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pemerintah Siapkan Kebijakan Dorong Ekonomi RI Tumbuh 5,4%

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perang Saudara Menggila, Ratusan Orang Tewas dalam 2 Hari
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tanggapan Purbaya soal Arahan Prabowo, Kasus Noel hingga Saham Gorengan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Satu Orang Hilang Terseret Banjir Bandang di Panti dan Rambipuji Jember
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Purbaya Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 6% di Tahun Ini
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
TVRI Siapkan Komentator Mumpuni untuk Piala Dunia 2026, Tekankan Nilai Edukasi dan Kepublikan
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.