jpnn.com, JAKARTA - Istri mantan Kapolri Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani yang akrab disapa Eyang Meri meninggal dunia.
Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri mengucapkan duka cita mendalam.
BACA JUGA: Hadir ke Acara HUT ke-100 Meri Hoegeng, Megawati Disambut Jenderal Listyo
"Saya menyatakan duka cita dan kesedihan yang mendalam karena keluarga Pak Hoegeng sudah seperti keluarga sendiri. Saya sendiri menyapa Bu Hoegeng dengan sapaan Tante Meri," kata Megawati dalam keterangan tertulis, Selasa.
Megawati yang saat ini berada di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, mengatakan dia juga sangat dekat dengan putri Hoegeng, Reni karena mereka berdua sama-sama sekolah di Perguruan Cikini.
BACA JUGA: Prabowo Beri Tanda Jasa untuk Para Tokoh, dari Jenderal Hoegeng hingga Seskab Teddy
"Tante Meri adalah seorang istri dan ibu yang sangat baik. Keduanya sama-sama hangat dan punya jiwa seni yang tinggi serta punya grup band Hawaian Senior," kata dia.
Diceritakannya, saat itu beberapa kali datang ke kediaman mereka saat sedang latihan band The Hawaian Senior.
BACA JUGA: Kapolri: Hoegeng Awards 2024 jadi Motivasi Bagi Anggota Polri Terus Berkarya
Sebagai mantan presiden yang telah membuat tinggalan bersama pemimpin-pemimpin lain Indonesia pada waktu itu dengan memisahkan Polri dari TNI melalui UU Nomor 2/2002 tentang Polri dan UU Nomor 24/2004 tentang TNI, Megawati mengingatkan jajaran Kepolisian RI agar menjadikan Hoegeng sebagai panutan, yaitu polisi yang bersih, melindungi dan mengayomi masyarakat.
"Saya punya pengalaman pribadi beberapa kali bertemu di jalan ketika hendak berangkat kuliah dari rumah Jalan Sriwijaya dengan Pak Hoegeng yang sedang mengendarai sepeda dengan pakaian kebesaran kapolri. Saking sederhananya Pak Hoegeng belum memiliki rumah sendiri pada waktu itu," kenang dia.
"Sebagai seorang warga negara dan pengagum Pak Hoegeng, saya merasa sangat kehilangan atas figur Kapolri seperti Pak Hoegeng dan Tante Meri sangat berperan besar mendukung Pak Hoegeng menjadi kapolri yang sederhana dan dicintai rakyatnya," kata dia.
"Kapan ya Indonesia akan punya kapolri seperti figur Pak Hoegeng lagi ya," kata dia.
Megawati pun menyampaikan penyesalannya karena saat ini sedang kunjungan kerja di UEA sehingga tidak bisa melayat Eyang Meri.
Ia sejak beberapa hari lalu tiba di Abu Dhabi dan mulai 3 hingga 6 Februari akan mengikuti berbagai program kegiatan yang digelar oleh Zayed Award. Megawati merupakan anggota Dewan Juri Zayed Award 2024.
"Selamat jalan, Tante Meri," kata dia. (antara/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Terungkap yang Melaporkan Sudewo kepada KPK
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti



