TABLOIDBINTANG.COM - Bad Bunny mencatat sejarah di ajang Grammy Awards 2026 setelah berhasil meraih penghargaan Album of the Year lewat album Debí Tirar Más Fotos. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya album berbahasa Spanyol berhasil membawa pulang penghargaan tertinggi tersebut.
Penyanyi dan rapper asal Puerto Rico itu juga tercatat sebagai satu-satunya artis berbahasa Spanyol yang pernah masuk nominasi Album of the Year Grammy. Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, Benito Antonio Martínez Ocasio—nama asli Bad Bunny—berhasil mendobrak batas dan membuka jalan lebih luas bagi musik Latin dan berbahasa Spanyol di panggung global.
Usai kemenangan besarnya, media sosial ramai membicarakan foto lama Bad Bunny yang memperlihatkan masa-masa awal kariernya saat bekerja sebagai kasir dan petugas pengepak barang di sebuah supermarket. Dalam foto tersebut, Bad Bunny tampak masih bersih tanpa janggut, berdiri di balik meja kasir. Banyak penggemar membagikan ulang gambar itu dengan pesan inspiratif, salah satunya berbunyi, “10 tahun lalu Bad Bunny masih mengemas belanjaan. Teruslah melangkah dan jangan pernah menyerah. Sangat menginspirasi.”
Dalam sebuah film pendek, Bad Bunny juga sempat mengenang masa lalunya bekerja serabutan. Seperti dilaporkan People Chica, ia mengungkapkan bahwa yang ia inginkan kala itu hanyalah menyelesaikan jam kerja agar bisa pulang ke rumah. Pengalaman tersebut, menurutnya, justru menjadi motivasi besar. Ia ingin mengejar mimpi dan mendapatkan penghasilan dari hal yang benar-benar ia cintai.
Dalam pidato kemenangannya di Grammy, Bad Bunny menyampaikan pesan penuh kebanggaan untuk tanah kelahirannya. “Puerto Rico, percayalah ketika saya mengatakan bahwa kita jauh lebih besar dari 100 kali 35. Tidak ada yang tidak bisa kita capai,” ucapnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, pihak Akademi, para pendukungnya sepanjang karier, serta seluruh tim yang terlibat dalam pembuatan album tersebut. Secara khusus, ia mempersembahkan ucapan terima kasih kepada sang ibu karena telah melahirkannya di Puerto Rico.
Ia menutup pidatonya dengan mendedikasikan penghargaan tersebut kepada semua orang yang harus meninggalkan tanah kelahirannya demi mengejar mimpi.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489053/original/086354000_1769780095-1769775855083-Article_Clayton__Web_.jpg.webp)
