Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 mencapai 5,45 persen.
Hal itu ia sampaikan menjelang rilis Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai pertumbuhan ekonomi.
“Tanya BPS lah, ya kalo saya segitu-gitu aja, 5,4 (kuartal IV) 2025,” kata Purbaya di Shangri La Hotel, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Blak-blakan Soal Dana Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listik Nilainya Capai Rp58,8 Triliun
Sementara itu, Purbaya proyeksi untuk pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2025 berada di kisaran 5,2 persen.
Purbaya mengatakan angka tersebut masih bersifat asumsi pribadi dan bukan angka resmi. Ia juga menegaskan tidak melakukan intervensi kepada BPS.
“Kalau ikut perkembangan 5,2, tapi kan kita gatau, nanti salah lagi, saya ga intervensi BPS, saya ga tau,” tambahnya.
Baca Juga: Purbaya Bidik Pertumbuhan 6%, Siap Minta Traktir Presiden
Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat bergerak fluktuatif sepanjang tahun 2025. Pada triwulan I-2025, ekonomi Indonesia tumbuh 4,87 persen, kemudian meningkat menjadi 5,12 persen pada triwulan II-2025. Namun, laju pertumbuhan kembali melambat menjadi 5,04 persen pada triwulan III-2025.
Di sisi fiskal, Purbaya melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Realisasi tersebut melebar dibandingkan target defisit APBN 2025 yang dipatok sebesar 2,53 persen dari PDB atau sekitar Rp616,2 triliun.





