REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA TIMUR – Warga Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, mendesak Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk segera merealisasikan perbaikan jalan dan saluran air. Aspirasi tersebut dituangkan dalam 20 usulan prioritas yang dihimpun dari hasil Rembuk RW di lima wilayah setempat.
Camat Makasar, Dimas Prayudi, mengungkapkan bahwa usulan fisik mendominasi permintaan warga, yang terdiri dari 12 proyek pemeliharaan jalan lingkungan dan 5 perbaikan saluran air. Sementara 3 usulan lainnya berkaitan dengan kewenangan Suku Dinas Perhubungan serta Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).
Baca Juga
Pemerintah Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran 2026
China Resmi Larang Gagang Pintu Mobil Tersembunyi, Berlaku Mulai 1 Januari 2027
Jelang Rilis Data BPS, Purbaya Yakini Pertumbuhan Ekonomi Bisa Capai 6 Persen di 2026
"Infrastruktur masih menjadi prioritas utama. Kondisi jalan rusak dan saluran yang buruk tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga memicu luapan air saat hujan deras," ujar Dimas di Kantor Kelurahan Pinang Ranti, Selasa (3/2/2026).
Dimas menekankan pentingnya respons cepat dari unit teknis (Suku Dinas) untuk menindaklanjuti usulan yang beberapa di antaranya telah diajukan selama bertahun-tahun namun belum terealisasi. Hal senada disampaikan Lurah Pinang Ranti, Nani Yuslina, yang berharap Musrenbang kali ini menjadi solusi konkret atas permasalahan lingkungan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan warga, pembangunan di wilayah Kecamatan Makasar diharapkan dapat berjalan tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan.